Friday, March 2, 2018

Keresahan Cyber Bully Roma

Pertandingan nanti itu menghadirkan sebuah resah: Tim CBR (Cyber Bully Roma) menyerang pelatih EDF (Eusebio Di Francesco) yang baik. Kita tahu, pada musim ini, jauh bulan sebelumnya, tanggal 15 Oktober 2017, tercipta ini: Roma 0 vs 1 Napoli. Dan nanti tanggal 4 Maret 2018, akan hadir Napoli vs Roma yang belum ketahuan hasilnya bagaimana, apakah Roma menang apakah Roma kalah ataukah hasilnya imbang.

Dalam keresahan itu, terbayang jelas gambaran ini (di Roma 0 vs 1 Napoli): Napoli yang main erotis buka-bukaan di babak satu sehingga sukses bikin gol, lalu Napoli maen rapet tertutup seperti wanita cantik pake rok mini sedang duduk tiba-tiba tumpang kaki di babak kedua sehingga mampu menjaga keunggulan gol itu, sementara Roma mainnya kelihatan seperti jones pengin enggal kawin tapi belum punya modal buat nanggap organ atau belum kebeli motor ninja. Diperparah dengan suasana yang masih gerah dampak kekalahan dari Milan is Back di kandang sendiri pekan lalu.

Tapi keadaan agak berubah sekarang, setelah King Gengo Cengiz Under berhasil menciptakan gol untuk Roma di musim pertamanya ini, juga kiper Roma Alisson Becker sang primadona di pasar transfer terlihat makin necis saja. Setidaknya, itu bisa dijadikan semacam aduan untuk konten yang durjana dari Tim CBR, oleh pelatih EDF, sebagai modal nanggap organ atau sebagai DP buat kredit motor ninja.

Pada pertandingan nanti, aku berharap, Tim CBR mampu diamankan, tentu saja, sebab dengan begitu, itu artinya, pelatih EDF yang baik, bekerja dengan baik, membawa Roma menang. Pada pertandingan nanti, semoga di beranda FB, yang merajai adalah konten-konten puja-puji kepada Roma terutama untuk taktik yang dimainkan oleh EDF Group, tapi tetap bully untuk "orang asing" masih berlaku meskipun misal nanti Roma menang. Haha.

#ForzaRoma
#JelangBigMatchNapoliRoma
#HateJamesPallotta :D

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon