Wednesday, February 14, 2018

Mencari Alamat

Aku kepikiran ini: tadi sore sudah azan asar setelah hujan reda, aku pergi mau ke rumah teman, rumah teman itu aku belum tahu tepatnya yang mana tapi kalau lingkungannya tahu, dan hapeku memiliki masalah gak bisa dibawa pergi jauh-jauh soalnya suka lowbat. Aku bilang gini ke temanku di WA. "Tolong tulis alamat rumah yang jelas, nanti otw aku gak bakalan bawa hape."

"Masjid Al Barokah sisi jalan. Di sana tanya aja rumahnya Pak RT 02 Jeje. Nah, rumahku, depan rumahnya Pak Jeje ketua RT 02."

Dengan bermodalkan alamat yang ditulis demikian, lalu aku ingat2 di kepala, pergilah aku naik motor. Sampai di lingkungan itu, aku jalankan motor pelan-pelan, kalau anda baru belajar naik motor, dengan kecepatan seperti itu, anda gak akan mampu berlaku sambil lihat-lihat di manakah masjid Al Barakoh, tapi karena aku sudah jago maka aku sanggup melakukannya, akhirnya ketemu masjid Al Barokah. Di samping masjid Al Barokah, ada kios penjual Nasi Pecel Ikan Lele. Aku tanya penjualnya. "Tahu rumahnya Pak Jeje ketua RT 02 gak Mang?"

"Oh Jeje RT. Tahu, tahu. Masjid Al Barokah ada gang, masuk ke dalam, ada pertigaan belok kanan, tanya-tanya aja lagi di sana Jang."

"Iyaa nuhun Mang."

Karena bertanya, sehingga aku gak tersesat di jalan, akhirnya aku menemukan rumah temanku.

Aku membayangkan ini: misalkan setelah kepergianku dari tempat Nasi Pecel Ikan Lele, lalu datang Pak RT 02 Jeje, yang jual tentu responsif. "Eh Je, tadi ada pemuda nanyain rumahmu."

"Ah maenya. Saha nya euy?" Pak RT 02 Jeje bingung. Dan bergegas pergi ke rumahnya.

Selang kemudian, kembali lagi ke tempat jual Nasi Pecel Ikan Lele. "Bener tadi ada yang nanyain rumah, dilihat tapi gak ada."

"Waahhh pemuda tadi kayaknya tersesat," seru penjual Nasi Pecel Ikan Lele.

#Haha
#LucuGakSihIniYa
#DiangkatDariKisahNyataMeskipunNamaYangTerteraFiktifBelaka :D

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon