Saturday, February 3, 2018

Kebanyakan Dialog Pasar Transfer Roma di Bulan Januari 2018 Seperti Telenovela

Jonathan Silva Roma
Photo: AS Roma
Samar-samar aku masih ingat, di saat aku masih SD, aku pernah nonton Telenovela bersama nenekku di sore hari, dan aku tahu-tahu mengantuk, karena di sana kebanyakan dialog, action nyaris tak ada jika dibanding dengan film Kung Fu. Perasaan yang sama kualami kembali manakala mengamati pasar transfer Roma di bulan Januari 2018.

Aku mendengar rumornya Monchi melakukan komunikasi transfer untuk beberapa pemain yang memang dibutuhkan Roma guna menambah kekuatan di pasar transfer bulan Januari 2018, pemain yang dibutuhkan itu, hampir semua penggemar Roma bersepakat: bek kanan untuk pelapis Florenzi dan penyerang sayap kanan (dan atau ini gelandang kreatif) untuk masalah lubang yang ditinggalkan Mohamed Salah yang belum teratasi dengan baik. Lalu, sebelumnya, sudah ada kata-kata ini. "Akan ada pemain yang datang, tapi sebelumnya mesti menjual dulu pemain, karena presiden James Palotta gak punya budget untuk beli pemain di bulan Januari."

Maka kemudian Monchi harus menjual terlebih dahulu pemain Roma, baru bisa beli pemain baru. Rencana Monchi tergambarkan melalui rumor-rumor yang beredar, salah satu di antaranya menjual bek kanan Bruno Peres dan beberapa pemain Roma yang tak maksimal, dan ini rencana yang kelihatannya didukung oleh sebagian besar penggemar Roma. Tapi, seperti di luar rencana, lalu ada beberapa tawaran yang datang justru untuk pemain-pemain Roma yang penting, menjual Alisson dan Emerson dan Strootman dan Pellegrini dan Nainggolan dan Dzeko bukanlah apa yang diharapkan oleh hampir semua penggemar Roma. Rumor transfer Roma terutama akan terjualnya beberapa pemain penting (nama-nama yang tadi disebutkan) Roma, bikin jeri penggemar Roma.

Bila mengikuti situasi yang terjadi (mengingat Roma bukan klub kaya), dan mencoba berdamai, maka untuk transfer di bulan Januari: aku setuju dengan penjualan Strootman untuk mendapatkan dana besar. Alasanku: pada musim ini peran Strootman hampir tersamarkan oleh permainan Pellegrini. Jadi di kepalaku: kehilangan Strootman di bulan Januari tidak akan berdampak besar seperti kehilangan Mohamed Salah di bulan Juli lalu. Tapi harus diikuti dengan: membeli pemain baru untuk menggantikan posisi Strootman, juga sebagai siasat untuk mengantisipasi kelemahan Roma sejauh ini, dan aku setuju jika Monchi membeli Hakim Ziyech. Rumor transfer Roma ada di seputaran itu (mendapatkan dana besar untuk membeli pemain baru yang dibutuhkan, juga finansial fair play). Apalagi jika sampai berhasil menjual: Bruno Peres dan Defrel. Dan isu Radja Nainggolan ke Tiongkok jadi menambah drama.

Akhirnya, menjelang ditutupnya jendela pasar transfer bulan Januari 2018, bikin penggemar Roma mengantuk: hanya berhasil mendatangkan Jonathan Silva untuk mengganti posisi Emerson Palmieri ke Chelsea (di mana penjualan Emerson ini mendatangkan keuntungan finansial sekitar 24 juta euro), juga menjual Hector Moreno ke Real Sociedad dengan harga ibaratnya plusplos dengan waktu beberapa bulan lalu beli, juga Leandro Castan yang sudah tak terpakai jadi pergi, juga kembalinya Elio Capradossi.

Tapi, setelah melihat aksi Jonathan Silva di Youtube (tapi yang waktu masih main di Argentina bersama Boca Juniors), kelihatannya bek kiri Jonathan Silva berpotensi memikat hati, ia memiliki skill juga tahu waktu yang tepat dalam memberikan umpan, dengan kata lain: Jonathan Silva bisa membantu Roma dengan efektif, baik saat bertahan apalagi saat tim sedang membangun serangan. Meskipun kedatangannya memiliki riwayat pernah dibekap cedera dan masih dalam proses pemulihan (ini situasinya hampir mirip Emerson Palmieri), tapi ia tampaknya bersemangat memulai laga bersama Roma. Dan aku suka dengan kata-katanya saat diwawancara setelah sukses jadi Gladiator roma, salah satunya saat ia ditanya tentang Totti. "Saya tetap tidak mengira bahwa dia bisa berada di samping saya, saya biasa melihatnya di Play Station." Haha.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon