Monday, January 22, 2018

Berharap Lontong Sayur Ketika Surabi Pergi

Foto Edin Dzeko
Photo: Getty Images
Di pagi hari yang dingin, enak kalau makan surabi hangat. Dan beberapa hari ke belakang, aku melakukannya sambil nongkrong. Tapi di satu hari, surabi itu pergi, dan datang lontong sayur sebagai pengganti. Mulanya aku biasa saja, tapi setelah dicoba: ternyata makan lontong sayur lebih enak dibanding makan surabi, atau setidaknya "keenakan" itu tetap hadir. Di sini: lontong sayur sanggup jadi sang pengganti tatkala surabi pergi.

Menggunakan situasi itu, aku ingin menautkannya dengan situasi ini: kemungkinan beberapa pemain penting Roma pergi. Salah satunya aku ingin menyebut (meskipun sampai aku menuliskan ini belum ada yang resmi) Edin Dzeko yang disinyalir akan pergi ke Chelsea. Dikaitkan dengan pagi hari, pentingnya Edin Dzeko, seperti Surabi yang hangat, bagaimana tidak selama ini Edin Dzeko adalah pemain penting di pos penyerang sentral (bahkan hampir tak tergantikan). Tapi aku ingin mengutip kata-kata Fabio Capello pada Radio DJ (yang aku edit narasinya tapi tak kehilangan intinya). "Jika Dzeko dijual maka Roma harus menciptakan sistem permainan dengan striker palsu, atau dengan Schick. Dzeko pemain hebat tapi ia sudah 31 tahun, sementara Roma butuh uang tunai."

Di sana Fabio Capello tak menyebut angka untuk usia Dzeko, tapi sengaja kutulis demikian biar terbaca radikal sampai ke otak yang baca, juga dihubungkan dengan Roma butuh uang tunai. Sehingga dapat ditarik kesimpulan (olehku sendiri tentu saja ini): berdasarkan pemberitaan yang melibatkan harga Dzeko, kelihatannya Roma mendapatkan untung dalam penjualan itu (untung di sini murni dalam bentuk materi, bukan prestasi). Ditambah: lagi pula ada Schick.

Aku ibaratkan, kalau misal Dzeko nanti (masih di bulan Januari ini) jadi pergi, maka Dzeko adalah surabi. Maka dari itu, aku berharap yang datang adalah: lontong sayur. Namanya juga harapan bebas saja, biar hati senang atau setidaknya tetap tenang. Tapi kemudian aku merasakan bimbang, sebab lantas aku sadar: dibanding harga surabi, harga lontong sayur ternyata lebih mahal sedikit. Haha.

#Haha
#DitulisSambilMakanLontongSayurWuenak :D

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon