Wednesday, December 13, 2017

Tentang Transfer Roma di Bulan Januari

Embed from Getty Images
Tentang transfer Roma di bulan Januari, siapakah yang akan didatangkan oleh Monchi?

Pertanyaan itu, masih mengandung misteri, sekaligus mengundang penasaran. Misteri karena transfer bulan Januari belum terjadi yang pasti. Bikin penasaran karena berita-berita tentang ketertarikan Monchi kepada beberapa pemain telah terbaca di media-media.

Transfer bulan Januari itu terlalu sayang kalau sampai dilewatkan oleh Roma, untuk merubah kekurangan (atau kelemahan) yang sebelumnya terbaca di separuh musim yang telah dilalui. Salah satunya dengan cara: menambah pemain untuk menutupi kekurangan itu. Agar Roma di separuh musim berikutnya mendekati sempurna, dengan maksud: biar hasrat dapat tercapai diakhir musim. Sehingga kabar berita mengenai ketertarikan Monchi kepada beberapa pemain untuk disortir lalu dilakukan komunikasi transfer dijadikan sebagai pemain baru Roma di bursa transfer Januari, dengan terbuka aku menyambutnya gembira.

Bruno Peres di bek kanan memang masih mengundang kelemahan jika dibanding Alessandro Florenzi. Alessandro Florenzi bisa menumbuhkan keyakinan ketika ia dipasang sebagai starter untuk pos bek kanan, tapi kalau yang dipasang Bruno Peres hati ini merasa agak was-was, sementara Rick Karsdorp mengalami cedera. Tentu mengandalkan Florenzi terus-terusan sebagai starter akan berdampak pada kelelahan, sehingga dibutuhkan pemain lain untuk mengganti peran Peres. Monchi terbaca mengincar Aleix Vidal dan Matteo Darmian. Vidal maupun Darmian kelihatannya menarik, sebagai pemain rotasi Alessandro Florenzi di pos bek kanan.

Penyerang sayap kanan memang pos yang di bursa transfer musim panas kemarin pun sebenarnya belum tertuntaskan dengan sempurna: gagal mendapatkan Riyad Mahrez atau Domenico Berardi sebagai incaran utama. Meskipun kemudian pada saat itu berhasil mendatangkan: Cengiz Under dan Gregoire Defrel. Cengiz Under masih muda dan baru menginjakkan kakinya di tanah Italia, sementara Defrel posisi murninya sebagai penyerang sentral. Lalu diakhir penutupan Monchi berhasil mendatangkan Patrik Schick, yang sebenarnya kalau tak gagal tes medis di Juventus Schick akan jadi pemain Juventus, juga seandainya Patrik Schick yang duluan datang sebelum Gregoire Defrel, maka Defrel sudah tentu tak akan direkrut Monchi, sebab Schick secara posisi nyaris serupa dengan Defrel. Benar, aku ingin bilang: Defrel adalah pembelian yang gagal, sebab permainan Defrel sejauh ini bikin jengkel. Maka nama Riyad Mahrez kembali ditautkan dengan bursa transfer Roma di bulan Januari, aku jadi penasaran.

Sementara itu, nama-nama ini: Mateo Kovacic, Dani Ceballos, juga Talisca. Kelihatannya Monchi ingin menambah warna karakter di lini tengah Roma, berwarna: gelandang kreatif. Dan nama Leo Baptistao, turut terdengar juga sebagai kandidat wakil Edin Dzeko di pos penyerang sentral, memang kalau situasi perkembangan terbaru, dengan telah bugarnya Patrik Schick (dan tapi masih cedera Defrel), kehadiran Leo Baptistao (mendatangkan penyerang sentral baru) kurasa fifty-fifty ketimbang mendatangkan satu pemain untuk masing-masing pos ini: bek kanan, penyerang sayap kanan (dan atau sayap kanan), juga gelandang kreatif. Presentase untuk masing-masing pos yang kumaksud, kupikir (ditinjau dari kebutuhan tim): sembilanpuluh sembilan.

Sebab orang seperti Monchi (direktur olahraga yang sudah punya nama besar ketika masih berada di Sevilla), tentu tahu betul apa yang harus dilakukan di bursa transfer Januari. Sehingga, aku sebagai salah satu penggemar Roma yang merasa punya darah romawi (meskipun sebatas perasaan), kuserahkan kepada beliau saja bagaimana bagusnya hehe.

#ForzaMonchi
#ForzaRoma :D

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Biarkan Monchi jadi yang terhebat jadilah AS Roma yang kuat.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon