Monday, December 25, 2017

Roma Tak Kan Menyerah

Embed from Getty Images
Di Giornata 18 lanjutan Serie A Roma kalah melawan Juventus 1-0 di kandang Juventus. Sebuah pertandingan yang kemudian bikin tenaga menjadi lemas, dan bahkan keluar kata-kata ketus. Dan sadar penjelajahan ini terasa tak mulus. 

Tak kan menyerah dan tak pernah berubah
Selalu ada di sini untuk selamanya
Tegak menantang dan tak pernah berhenti

Bagaimana kemudian Roma bersikap, jika aku ditanya demikian maka akan kujawab: tiga baris lirik lagu Superman is Dead - Kita Luka Hari Ini, Mereka Luka Selamanya. Bahkan, mungkin sambil dinyanyikan. Tapi sambil ada upaya berbenah diri.

Bila melihat situasi ini: Juventus v Roma. Paling tidak sejak Juventus pindah ke stadion milik mereka sendiri, kalah adalah lumrah. Mengingat sebelum-sebelumnya mengalami hal serupa. Tapi di laga bertajuk: Roma v Juventus. Kita boleh sinis. "Jangan harap anda Scudetto di tempat kami!" Ini kata untuk musim lalu dan memang kejadian, untuk musim ini masih impian. "Kami akan Scudetto di tempat kami sendiri!" Haha.

Dan kata "tak kan menyerah" ini memang semangatnya sudah dikumandangkan oleh beberapa pemain Roma, dua di antaranya aku membaca medsos oleh Florenzi dan Nainggolan sambil tak lupa mengucap selamat Natal. Dan aku mendukung itu. Ini penting dilakukan untuk gairah tetap membara. Dan semoga tahun baru, memberi energi baru.

Energi baru di tahun baru, bisa dalam bentuk manuver di bursa transfer bulan Januari agar perburuan Scudetto Roma tetap memburu. Di sini, direktur olahraga Monchi diberi tekanan: untuk memikirkan itu masak-masak. Juga pelatih Di Francesco dituntut untuk mematangkan taktik.

Aku pribadi, sebagai penggemar Roma, memiliki pedoman ini: menikmati pertandingan demi pertandingan Roma dengan tulus, adapun gelar adalah bonus. Dari sana dapat ketahuan bagaimana aku bahagia, juga bagaimana aku kecewa.

Kekalahan Roma di kandang Juventus, adalah sesuatu yang mengiris, dan ini harus dihadapi meskipun lemas. Bisa dengan pelbagai cara, misal: makan nasi padang, dengar musik yang enak, nonton acara yang menghibur, dan kesenangan lainnya dan kesenangan lainnya hingga mampu bangkit dari keterpurukan. Kalau sudah bangkit, harus kembali bersemangat, dan bernyanyi. "Roma Roma Roma..." Sambil mengibarkan bendera Giallorossi.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Jj 1 v 0 Roma 24 Desember 2017: Mantan yang Bahagia.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon