Saturday, December 9, 2017

Orang Itu Bergaya Rambut Neymar Pasti Hebat

Tags

Embed from Getty Images
Pemain bola ada masa pensiun, seperti kebanyakaan profesi lainnya, meskipun pemain bola tim desa bukan termasuk profesi tapi ia pun mengenal masa pensiun. Pada kompetisi antar desa kali ini, ini adalah masa di mana aku sudah pensiun begitu juga dengan Francesco Roni. Aku dan Francesco Roni terlihat menonton pertandingan antara tim desa kami melawan tim desa dari pelosok (yang dahulu terkenal dengan permainan keras menjurus kasar, anda ingat ini: Walungan FC). Kalau tak salah ini tahun 2012.

"Orang itu bergaya rambut Neymar pasti hebat," seru Francesco Roni sambil memperhatikan salah satu pemain Walungan FC.

"Yang mana?"

"Itu yang rambutnya aneh."

"Haha." Aku tertawa bukan karena aku tahu tentang gaya rambut Neymar, tapi memang aku pengin ketawa karena gaya rambut orang itu.

Saat itu Neymar belum sepopuler seperti sekarang saat sudah bermain di daratan Eropa, saat itu masih main di tanah Brasil, hanya orang-orang yang rajin membaca berita olahraga di koran yang dapat mengetahuinya, sebab di televisi belum terlihat sering muncul.

"Eh, ngomong-ngomong Neymar siapa?" Tanyaku.

"Pemain muda berbakat Brasil yang digadang-gadang akan menggebrak daratan Eropa. Saat ini gosipnya Real Madrid dan Barcelona tertarik untuk merekrutnya," jawab Francesco Roni yang rajin beli tabloid bola seminggu dua kali.

Maka persepsi Francesco Roni tentang orang itu masuk di pikiranku jadi begini: jangan-jangan orang itu bintangnya Walungan FC.

"Tapi kenapa ia gak main awal?" Aku heran. Ketika pertandingan sudah dimulai bagi tengah.

"Barangkali ia agak didera cedera diserang komedo," jawab Francesco Roni menerka-nerka.

Aku jadi penasaran. Fokus perhatianku jadinya terpecah: seringnya memang melihat ke arah lapangan di mana di sana kedua tim sedang beradu, tapi kadang kumelirik pinggir lapangan untuk melihat laku lampah orang itu yang rambutnya mirip gaya rambut Neymar Santos.

Terlihat ia masih menutup badannya dengan Jaket Walungan FC. Tampak kalem sambil duduk bersila memandang menonton pertandingan, sesekali terlihat berbincang dengan temannya sesama pemain cadangan. Dari sana aku membaca ini: aura bintang.

Pertandingan memasuki babak kedua. Kedudukan masih kacamata. Seperti di kebanyakan pertandingan, memasuki menit enampuluhan suka ada pergantian pemain. Kulihat di pinggir lapangan orang itu sedang melakukan pemanasan, dari cara bagaimana ia melakukan pemanasan, terlihat ini: cool, calm, and confident. Semakin menguatkan persepsi di kepala: bahwa ia bisa jadi pembeda di permainan Walungan FC, persis gaya rambutnya yang berbeda dengan yang lain.

Akhirnya orang itu dimasukan. Sungguh aku jadi penasaran. Kepengin segera tahu bagaimana ia punya permainan. Kelihatannya ia pemain sayap kanan.

Dan akhirnya ia mendapatkan bola, melalui umpan terobosan panjang, ia menusuk masuk melepaskan diri dari barisan pertahanan lawan, dan bola kemudian ia giring hingga mendekati gawang lawan, tapi ini yang terjadi: keseimbangan dalam menggiring bola kehilangan kontrol padahal ia sudah tanpa pengawalan bek lawan, alhasil bola menggelincir sampai ke tangan kiper lawan dengan mudah ditangkap. Ini masih bisa dimaklumi, barangkali hanya sedikit merubah wibawa persepsi.

Tapi kejadian berikutnya membuyarkan persepi yang telah terbentuk di kepalaku (dan mungkin juga di kepala Francesco Roni, bisa jadi juga di kepala para penonton yang sebelumnya belum pernah lihat aksinya bermain bola), juga mengingatkan kita akan ini: jangan beli kucing dalam karung, atau mungkin yang lebih tepat adalah jangan lihat orang dari tampilan luarnya saja.

Terlihat ia mengusai bola, dan termenung sejenak, untuk berpikir bagaimana melewati hadangan pemain lawan yang menjaganya. Lalu ia melakukan gerakan kaki zig zag tak sambil menggiring tapi masih diam di tempat, alih-alih mengecoh hadangan pemain lawan, tingkahnya yang bergaya demikian malah bikin ia malu sendiri, bola di kakinya berhasil direbut oleh pemain lawan, sementara ia terlihat tetap melakukan kaki zig zag di tempat sebab kepalanya pun ikut zig zag sehingga matanya tak melihat posisi lawan. "Haha. Itu bolanya udah diambil orang, Jang. Wayoh! Wayoh! Haha."

#Haha :D

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Gaya rambut baru Juan Iturbe dan The New David Beckham.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon