Friday, December 1, 2017

Membayang Cengiz Under Mencetak Gol ke Gawang SPAL

Embed from Getty Images
Melawan SPAL 2 Desember 2017 di Stadio Olimpico, Cengiz Under berpotensi dimainkan, mengingat Defrel didera cedera, meskipun di babak kedua. Beberapa pertandingan ini ia seperti terabaikan karena pelatih Di Francesco menemukan formula Gerson dan Stephan El Shaarawy di pos penyerang sayap kanan, di samping kemudian pilihan berikutnya adalah Defrel. Selain kemudian ada Patrik Schick yang mulai pulih dari cedera. Di bulan November 2017, Cengiz Under penuh tak bermain untuk Roma, meskipun ia tak didera cedera.

Baca juga: Membaca Defrel Cedera Cukup Lama.

Memang rencana untuk meminjamkan ia di bursa transfer Januari sudah terbaca di pemberitaan, ini menjadikan Cengiz Under kudu menunggu momen yang benar-benar pas bagi dirinya untuk bermain bersama jersey Roma. Dan momen itu, kubaca ada di: Roma v SPAL lanjutan Serie A 2 Desember 2017.

Aku bayangkan Cengiz Under masuk di babak kedua, biarpun Roma sedang dalam keadaan menang tak apa, meski bayanganku oleh karenanya nanti tak menjadi bak di Drama Korea. Iya, mendingan to the poin aja: baru juga mendapatkan bola tapi Cengiz Under sudah bisa mencetak gol. Ini mengandung arti: Gol pertama Cengiz Under untuk Roma di kompetisi resmi (gol pertama Cengiz untuk Roma dulu tercipta di pertandingan Pra Musim Amerika ke gawang Tottenham). Aku curiga gol Cengiz ini akan membangkitkan rasa percaya diri pemain muda berkebangsaan Turki itu. Dan mesti tahu, meski di bulan November penuh tak dimainkan di Roma, tapi Cengiz Under bermain untuk timnas Turki, pada pertandingan persahabatan melawan Albania bahkan ia mencetak gol, meski Turki kalah.
Embed from Getty Images
Cengiz Under mencetak gol ini bisa jadi juga merubah rencana yang sempat ada di dalam berita: menyekolahkan Cengiz Under di bursa transfer Januari. Apalagi jika mengingat pada pertandingan itu (pertandingan yang masih dalam bayangan ini: Roma v SPAL) Cengiz Under mainnya berguna bagi tim, kontras dengan permainan Defrel. Tapi mungkin, untuk merubah sebuah rencana diperlukan dua atau tiga pertandingan lagi. Forza Cengiz Under!

Sepakbola Italia berbeda dengan sepakbola Turki, dan aku masih memahami diri. Di bulan November aku tak main untuk Roma, mengawali bulan Desember semoga bisa lebih baik lagi: jauh di lubuk hati terdalam aku kepengin jadi The New Totti, meski orang Turki.

#Haha
#RomaDay
#RomaSPAL
#JamSetengahSatu :D

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Leo Baptistao di Transfer Bulan Januari Roma.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon