Tuesday, December 26, 2017

Ironi Schick vs Szczesny

Schick vs Szczesny
Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images
Selesei pertandingan aku berpekik jumawa. "Sudah kubilang Patrik Schick akan bikin Juventus jantungan. Haha."

Mengenai Juventus jantungan harap baca ini Patrik Schick Berpotensi Bikin Juventus Jantungan.

Mari aku melihat berita pagi di televisi Republik Ceko: Pemirsa. Patrik Schick berhasil menyelamatkan Roma dari kekalahan melawan Juventus di kandang Juventus. Pemain berusia 21 tahun berkebangsaan Republik Ceko itu telah melakukan kampanye heroik datang dari babak kedua kemudian tak membuang kesempatan emas saat ia berduel berhadapan satu lawan satu dengan kiper Juventus Wojciech Szczesny sehingga bikin skor jadi satu sama.

Lalu aku membuka medsos. Di Facebook, kala kumembaca beranda, hampir semua temanku orang-orang yang mencintai Roma: memuji sepak terjang Patrik Schick di laga itu. Satu status, misal: Harga mahal tapi setimpal. Satu belum cukup, boleh dua: Schick vs Szczesny seperti Totti vs Hart. Bahkan, ada yang bully mantan: posting foto Szczesny yang sedang membungkuk lesu bagai habis angkut-angkut karung beras pagi sampai sore tapi pulang belum dibayar haha. Dan di dunia nyata (maksudnya bukan di jagat maya), aku ketemu tetanggaku penggemar Juventus, Asep Buffon, ia mendamprat. "Parah njirrr ah kiperna mantan Roma, coba kalau Superman." Dan aku tertawa lepas.

Meskipun hasilnya seri, tapi mengingat gol yang diciptakan Schick di menit-menit akhir pertandingan, jadi berasa menang saja, juga mengingat Roma main di kandang Si Nyonya Tua. Terbayang optimis kalau entar main di kandang Serigala, Si Nyonya Tua pasti dicabik-cabik sampai awut-awutan. Haha.

Kesenangan itu memiliki semangat yang sama dengan situasi ini: Malam tadi, 26 Desember 2017, kekasih gelap posting beberapa foto memberi warna pelangi di beranda Facebook, dan tak kulihat ada satu foto yang sedang berdua dengan kekasihnya (foto yang terlihat dunia milik berdua), meskipun ini durjana (tapi manakala aku sudah mengagumi kekasih orang, sebenarnya aku sudah berperan sebagai Rahwana, seumpama ini adalah sebuah drama), tapi apa boleh buat: seperti itulah rasanya. Sebuah rasa yang menghapus rindu lama. Sebuah rasa yang memberi angin dikala gerah melanda. Hati senang pikiran terbang, seperti diberi pedang untuk bertempur melawan beringsang.

#IroniSchickVsSzczesny :D

Mengenai situasi Schick vs Szczesny yang sebenarnya harap baca ini Jj 1 v 0 Roma 24 Desember 2017: Mantan yang Bahagia.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon