Sunday, November 26, 2017

MALAM MINGGU SELALU BERSENDIRI DAN TENDANGAN GELEGAR AZAN SUBUH RADJA NAINGGOLAN

Tendangan Radja Nainggolan
(Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)
Satu tendangan keras Radja Nainggolan mungkin bisa membuang rasa muak di hatiku ketika kusadari malam minggu selalu bersendiri (dari zaman permulaan akil baligh). Aku memilih gol kedua ke gawang Inter di Inter 1 v 3 Roma 27 Februari 2017: Tendangan Gelegar Azan Subuh. Saat itu: dalam pertandingan, terjadi di babak kedua pada menit ke-56, Radja Nainggolan melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bertepatan dengan gelagar azan subuh di masjid dekat rumah.

Bagaimanapun juga aku lelaki biasa yang sudah dewasa, butuh seorang wanita untuk memberi manja, meskipun di saat pernikahan belum berbicara. Tapi memberi manja yang masih dalam batasan koridor, bukan hal yang kotor: seperti membuka kolor. Memberi manja yang islami (barangkali ini karena aku bukan ustaz): ada yang mengingatkan jangan lupa salat magrib (atau mungkin salat isya) dulu kalau mau berangkat apel ke rumahnya melalui Wasap, tapi sarung jangan lupa dilepas kalau mau datang masak apel berbusana santri, dan semacamnya dan semacamnya. Dan ketika berjumpa nanti: didampingi oleh calon mertua haha sebab ninja belum kebeli.

Bertahun-tahun hidup sendiri tanpa sentuhan wanita, ini mungkin sudah masuk metalcore.

#SilakanBerteriak
#AakuuIingiiinnnnWaanitaaaaaaaaa
#BermainCiiinnnTaaaaaaaaHaha :D

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: LORENZO PELLEGRINI ANDAI PUNYA TENDANGAN SAMUDERA MENGGELEGAK DALAM FIORENTINA ROMA.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon