Wednesday, November 29, 2017

Leo Baptistao di Transfer Bulan Januari Roma

Embed from Getty Images
Aku bayangkan Leo Baptistao di transfer bulan Januari Roma. Ia hadir sebagai pemain baru Roma, ia menjadi tambahan untuk lini serang Roma. Lini serang Roma jadi begini: Edin Dzeko, Diego Perotti, Stephan El Shaarawy, Gregoire Defrel, Cengiz Under, Patrik Schick, dan LEO BAPTISTAO.

Leo Baptistao. Ia penyerang sentral, seperti Edin Dzeko dan Gregoire Defrel dan Patrik Schick. Tapi ia pun bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap kanan, seperti Gregoire Defrel, seperti Stephan El Shaarawy, seperti Gerson, seperti Cengiz Under, seperti Patrik Schick.

Mengingat karakteristik permainan, saingan Leo Baptistao bisa dikerucutkan menjadi: Edin Dzeko, Gregoire Defrel, dan Patrik Schick.

Aku membaca: kelihatannya Leo Baptistao diincar Roma untuk dijadikan sebagai penyerang sentral, menjadi wakil Edin Dzeko. Gambaran ini masuk akal: Mengingat permainan Gregoire Defrel belum bisa diandalkan, dan mengingat Patrik Schick masih rawan cedera. Kupikir: Leo Baptistao akan efektif untuk Roma.

Baca juga: PELATIH DI FRANCESCO DILEMA FAHRI AYAT-AYAT CINTA.

Leo Baptistao kuperhatikan agak mirip Edin Dzeko, paling tidak dari segi ini: bagus dalam bola atas (sundulan), dan tendangan first time.

Kuperhatikan penjelajahan Roma sejauh ini, di posisi penyerang sentral, memang amat mengandalkan Edin Dzeko, meski di delapan pertandingan Roma berturut Edin Dzeko tak cetak gol (yang notabene ini bagian tupoksi Edin Dzeko sebagai bomber), tapi Edin Dzeko tak tergantikan, sebab kusaksikan meski Edin Dzeko tak bikin gol tapi berkontribusi kepada tim (sebagaimana dituturkan juga oleh pelatih Di Francesco dalam satu wawancara yang kubaca). Di samping alasan ini: permainan Defrel yang meragukan, dan Schick yang baru pulih dari cedera.

Baca juga: PATRIK SCHICK DAN PINOCCHIO.

Kehadiran Leo Baptistao ini juga akan bikin rencana menyekolahkan Cengiz Under sinarnya menyala terang. Barangkali Cengiz Under bersekolah di klub lain terlebih dahulu (tapi masih klub di Serie A, yang memberikannya peran sebagai pemain utama, untuk menambah jam terbang) adalah sebuah solusi untuk Roma maupun untuk Cengiz Under menatap masa depan. Intinya, berita mengenai ketertarikan Roma kepada Leo Baptistao (begitupun kubaca, Leo Baptistao menyukai Roma), adalah sinyalemen bahwa Roma memiliki obsesi untuk mendapatkan gelar musim ini, dengan menapaki jalan yang rendah hati.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: IDE CENGIZ UNDER DIPINJAMKAN DI BULAN JANUARI.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon