Wednesday, November 8, 2017

IDE CENGIZ UNDER DIPINJAMKAN DI BULAN JANUARI

Embed from Getty Images
Aku membaca pemberitaan (dari halaman fanpage yang kulike di Facebook yang mengambil sumber dari calciomercato.it) yang terasa dilematis: rencana Cengiz Under akan dipinjamkan Roma di bursa transfer bulan Januari. Dilema ini menyeruak karena aku mengerti situasinya bagaimana di Roma (paling tidak aku cukup rajin menonton pertandingan-pertandingan Roma), dan karena aku pun mengerti situasi Cengiz Under sebagai pemain muda berbakat (di mana aku sudah menunjuk Cengiz Under sebagai pemain bola idolaku di Roma: bahkan aku sampai mendaku sebagai ketua Aceng El Bandito menjajah cinta).

Menjadi penyerang sayap kanan, di sanalah Cengiz Under biasa dimainkan. Di Roma untuk menempati pos itu Cengiz Under harus bersaing dengan, terutama Defrel. Tapi Alesandro Florenzi juga bisa ditempatkan di situ. Juga Stephan El Shaarawy (yang memukau ditempatkan di situ saat melawan Chelsea di stadio Olimpico. Juga Gerson (yang memukau ditempatkan di situ saat melawan Fiorentina di stadio Artemio Franchi). Belum ditambah Patrik Schick, yang di pemberitaan, sepertinya masuk hitungan untuk pos itu (Schick sebelumnya dibekap cedera). Di sini persaingan menjadi terbaca ketat, imbasnya kecurigaan akan kesempatan jam terbang yang sempit.

Saat Cengiz Under dimainkan, harus diakui sejauh ini masih biasa saja (paling tidak belum seperti Stephan El Shaarawy atau Gerson), tapi tak bermain jelek (ini terbukti sejauh ini Cengiz Under belum pernah kena bully dari tifosi AS Roma cabang Indonesia, tak seperti Defrel). Satu kata: Cengiz Under masih bertumbuh dan berkembang, dengan kata lain belum matang. Di kepalaku kemudian terbentang. "Jangan-jangan memang benar untuk mendapatkan kematangan bermain bola di tanah Italia Cengiz Under bagusnya disekolahkan dulu ke klub lain yang masih bermain di kancah Serie A untuk mendapatkan lebih banyak jam terbang, tapi demikian sekaligus berakibat bahwa pada musim ini hasrat untuk menonton Cengiz Under bermain bola bersama jersey Giallorossi kudu ditahan-tahan dulu." Itu sekiranya Cengiz Under jadi dipinjamkan ke klub lain: Sassuolo, Genoa, dan Crotone.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Cengiz Under, Aceng El Bandito.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon