Thursday, November 30, 2017

Hati-Hati Mantan Bernama Marco Borriello

Embed from Getty Images
Ini misal. Anda belum menikah tapi sudah berusia tigapuluh tahunan. Di jalanan ibu kota anda bertemu mantan. Terkenanglah ingatan indah semasa bersekolah dulu. Anda sengaja memakai taktik Buku Ini Aku Pinjam untuk manuver pendekatan, dengan tembakan satu puisi anda berhasil melelehkan hatinya. Anda pacaran, dari kelas dua SMA hingga kuliah. Tapi pas lulus kuliah, pacar anda itu keburu dipinang oleh lelaki lain (yang pada saat apel suka pake motor ninja) karena anda masih susah mendapatkan kerja. Lihatlah ternyata: mantan anda itu terlihat berbahagia bersama suaminya juga anak mereka. Lalu lihatlah diri anda: bekerja masih serabutan (juga hasilnya pas-pasan) dan motor ninja belum kebeli-beli juga, dan anda jones semenjak ditinggal ia pergi (bahkan anda belum pernah menggunakan metodologi cara bikin anak melalui jajan kepada wanita di pinggir jalan). Aku curiga ini yang terjadi: menyesakkan dada.

Anda ingat, Atalanta 3 v 3 Roma 17 April 2016. Aku sedang menyinggung mantan Roma: Marco Borriello. Pada pertandingan itu Marco Borriello mencetak dua gol ke gawang Roma. Bikin sesak dada. Gol kedua Borriello sempat bikin unggul Atalanta 3-2, untunglah saat itu kita masih punya Pangeran Roma Totti sebagai juru selamat yang menjadikan skor 3-3.

Sudah satu tahun lebih telah berlalu, baik mantan (maksudnya Borriello) maupun Roma telah berubah. Marco Borriello musim ini bermain untuk SPAL. Pada 2 Desember 2017, dalam lanjutan Serie A, akan hadir: Roma v SPAL. Satu kata: Hati-hati mantan bernama Marco Borriello.

Hati-hati kepada mantan bukan berarti aku tak optimis Roma bisa meraih tri punti melawan SPAL, tapi ini lebih kepada mawas diri, untuk tak gegabah menganggap SPAL yang secara nama saja masih asing di telinga.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Menarik! Tato Pemain Bola Ini Unik Mirip Gladiator.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon