Monday, November 6, 2017

DUA PELUANG DEFREL DALAM FIORENTINA ROMA MENJADIKANNYA APAK

Embed from Getty Images
Defrel masuk sebagai pengganti Gerson pada menit delapan puluhan dalam Fiorentina Roma. Apa yang terjadi kemudian adalah astagfirullah, ada dua peluang ya Allah tapi hasilnya waduh.

Dari sisi kiri menusuk masuk ke kotak penalti lawan Kolarov lalu melepaskan umpan silang mendatar, di mulut gawang Defrel tanpa pengawalan melakukan tendangan first time menyambut umpan itu, tapi sayang Bung: tendangan Defrel melambung tiang gawang. Itu satu.

Satu lagi ini: Edin Dzeko melakukan umpan terobosan dekat pada Defrel tapi manuver itu bikin Defrel lalu berhadapan one on one dengan kiper Fiorentina, tapi sayang Bung: Defrel gagal mengonversi peluang bagus itu menjadi gol, tendangannya mampu diblok kiper lawan.

Setelah laga selesei (yang berkesudahan: Fiorentina 2 v 4 Roma), itu yang kemudian bikin aku berpikir begini. "Haha dadi pengin ketawa tadi ketika di menit delapan puluhan aku salah menduga: tak kira Gerson sesudah kasih kode minta diganti, bakalan diganti sama Cengiz Under, eh tahunya sama Defrelllllll haha."

Aku tahu (atau setahuku, atau seingatku), semenjak didatangkan Roma dari Sassuolo, kesempatan bermain Defrel, terhitung lebih banyak daripada Cengiz Under untuk peran pos penyerang sayap kanan Roma, tapi kontribusi Defrel yang telah dilakoni di pertandingan-pertandingan Roma mengundang bully: Defrel suka maen jelek. Dan kedua peluang Defrel di Fiorentina Roma sehingga menjadikannya apak.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: DEFREL OH DEFREL DAN HA OH HA.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon