Monday, October 30, 2017

TONI RUDIGER BISA JADI PARANOIA DATANG KE ROMA

Embed from Getty Images
Selesei laga Chelsea Roma di London, Toni Rudiger (yang dalam laga itu maen sebagai pengganti di babak dua) posting status di medsos, lupa lagi isi jelasnya bagaimana tapi mengandung (atau membahas) Chelsea Roma itu yang jelas. Lalu Radja Nainggolan (yang dalam laga itu menjabat sebagai kapten Roma) berkomentar (yang bisa jadi di luar konteks isi status, tapi masih masuk ke dalam wilayah laga Chelsea Roma). "Anda menamparku!"

Toni membalas komentar Radja. "Pembohong!"

"Haha," ini ketawaku manakala membaca beritanya.

Bisa jadi Toni mengalami serupa paranoia: takut dibully saat nanti datang ke Roma. Sebagai mantan pemain Roma, Toni dulu dipuja oleh tifosi Roma, lumrah jika ia pengin menjaga citra di mata tifosi Roma, sementara komentar Radja Nainggolan itu mungkin Toni berpikir bisa melungsurkan citra, yang imbasnya: ia nanti dibully habis-habisan di stadion Olimpico Roma. Itu prasangka yang menjadi alasan kenapa aku sampai ketawa. Juga aku curiga kalau Radja Nainggolan sengaja melakukannya untuk bikin Toni Rudiger bersikap (membalas komentar) seperti itu, sebagai bentuk usilan teman lama. Haha.

#MembullyToni :D

Panjengengan silakan dibaca oge anu ieu: Hasil Seri Chelsea Roma.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon