Wednesday, October 11, 2017

TIGA POSE CANTIKNYA

Aku teringat slogan ini: cool, calm, and confident. Tapi aku (serius) lupa iklan apa itu, setahuku itu slogan salah satu iklan. Pada saat aku melihat ia di sana. Satu dua tiga, semuanya cantik.

Dari sebelah kiri aku memandang, kurasa itu calm. Ia terlihat begitu kalem, memandangnya bikin hatiku adem. Feminin, jelas kelihatan, dari bagaimana cara ia menempelkan sebelah tangan ke setengah dagu. Delikan mata itu menenangkan. 

Kalau yang tengah, kurasa itu confident. Ia terlihat agresif pun defensif. Aku gambarkan begini: misal aku kekasihnya. Aku ketahuan melanggar perjanjian, tidak boleh minum kopi kalau bukan ia yang seduh. Bermula dari keluhanku sering mengalami kambuh maag, dan kami bersepakat menuduh dikarenakan aku terlalu banyak mengkonsumsi kopi, sehingga dengan penuh cinta kepadaku, ia berkata begini. "Sayang mulai sekarang kamu tidak boleh minum kopi kalau bukan aku yang bikinkan. Kalau sampai ketahuan kamu minum kopi bukan bikinanku, maka aku akan marah."

Aku bekerja di rumah, dan ia bekerja di kantor (sekali lagi ini misal). Ini yang kemudian menyebabkan ia mewanti-wanti begitu. Pagi sampai sore kehidupanku di rumah tidak bisa ia perhatikan dengan mata telanjang.

Hingga pada suatu hari, setelah ia pulang dari kantor, ia menemukan segelas kopi di dapur yang seingat ia bukan hasil ia yang bikinkan. Lalu ketika ia membuka pintu kamar dan menemukanku sedang mengetik di komputer, ia memperlihatkan pose wajah yang seperti itu, delikan matanya setengah amarah separuh kasih: ia marah karena merasa dikhianati tapi ia pun tahu betapa pentingnya minum kopi bagiku sehingga ia merasa prihatin. Oleh karena itu, delikan mata itu, menggemaskan.

Lalu pose yang sebelah kanan, kurasa itu cool. Ia terlihat menghindar tetapi delikan matanya tetap memancar. Ia terlihat jaim, bikin bingung apakah ingin disanjung apakah tidak, atau bisa jadi juga ia tak ingin disanjung tetapi delikan matanya untuk sekedar penghargaan.

Aku pengin kasih emoji cinta untuk pose ketiganya itu, tapi tak kulakukan, aku takut ketahuan, meskipun bisa kulakukan dengan satu tekanan mengingat ketiga pose itu dalam satu kemasan utuh. Memang ketiga pose itu membuatku bersyahdu. "Duhai cantiknya!"

Prosa Bukan Bola lainnya: BIDADARI INJAK KAKI TEMAN.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon