Friday, October 13, 2017

AKU MENUNGGU BOLE...

Dua hari sudah, belum genap memang masih ada beberapa menit tapi malam ini sudah jam sebelas lebih, dan aku mengalami gerah. Gerah oleh udara, pun gerah oleh karena tiada hadirnya, double gerah jadinya.

Curiga begini aku taruh: seandainya ia hadir malam ini update status pose cantiknya lagi seperti yang sudah-sudah, maka kuat kemungkinan udara malam ini yang bikin gerah akan sirna karena tertiup hati yang sumringah. Pikiranku bagaimanakah? Sudah tentu akan cerah, seperti dapat ilham yang berkah.

Ini kenyataan: seharian ini aku kegerahan. Malahan aku sempat berdoa kepada Tuhan. "Ya Allah hamba meminta hujan turun, lalu udara mendingin." Saking tidak kuat menahan beringsang, hingga berbuat setengah telanjang. Berharap udara yang tiba-tiba jadi kepengin susu datang mengacung.

Ia kembali membiarkanku merasa sepi, menggundahkan hati, aku tak tahu kapan ia hadir lagi. Tapi masih bisa kulihat ia yang lama, paling tidak itu bisa mengendurkan kusut muka. Aku menunggu bole...

Prosa Bukan Bola lainnya: AKU KANGEN BOLE...

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon