Wednesday, October 4, 2017

1 Oktober 2017, Satu Tes Penting Sudah Teratasi Permainan Roma Di Francesco

Florenzi gol
Image by AS Roma
1 Oktober 2017. Ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu di kandang Milan. Roma berhasil melewatinya dengan kemenangan. Pelatih Di Francesco benar, bahwa kemenangan Roma di San Siro menjawab kritik, bahwa Roma mampu menang melawan tim Milan is Back (yang bisa dikatakan tangguh), setelah sebelumnya di beberapa pertandingan Serie A Roma berhasil menang melawan beberapa klub yang (konon katanya) terbilang mudah. Apalagi mengingat skornya cukup meyakinkan: Milan 0 vs 2 Roma.

Dari perkataan pelatih Di Francesco kepada Mediaset Premium, juga dapat diketahui bagaimana ia menyajikan permainan Roma. "Aku mengatakan kepada anak-anak untuk menjaga keseimbangan dalam bertahan maupun menyerang, dan cepat atau lambat tujuan akan tiba." Ini bisa diartikan sebagai: Roma mainnya kalem.

Memang kalau nonton secara langsung (aku nonton secara streaming) pertandingan Milan vs Roma, perlu diakui (setidaknya ini menurut sudut pandangku, dan boleh jadi berbeda pandangan dengan sampeyan) bahwa Roma mainnya perasaan lebih banyak keserang, atau Milan kelihatan seperti punya banyak peluang yang (tetapi itu juga) melambung. Roma kelihatan mainnya sabar (barangkali mengingat juga karena main tandang), dan cepat atau lambat gol itu datang: melalui tendangan jarak jauh Edin Dzeko, dan bola rebound hasil tendangan Radja Nainggolan disasar dengan tendangan ala Shaolin Soccer oleh Alessandro Florenzi.

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Napoli Tak Banyak Berubah dan Forza Roma.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon