Tuesday, September 5, 2017

Kontribusi Defrel dan Berondong Gila yang Mestilah Dibantu

Embed from Getty Images
Setidaknya masih terekam di kepala adegan Defrel umpan ke belakang kemudian Nainggolan langsung tendang, namun sayang tendangan menyusur tanah itu membentur tiang. Sebagai kontribusi Defrel dalam Roma Inter di pekan kedua Serie A. Ini dapat dimengerti bila kemudian misal nanti Defrel kembali menjadi pilihan untuk pos penyerang sayap kanan di Serie A pekan ketiga lawan Sampdoria, kendati begitu aku (sebagai yang mendaku selaku ketua Aceng El Bandito Menjajah Cinta) akan protes bilamana di ajang Coppa Italia sektor sayap kanan bukan milik Cengiz Under dalam starting line up.

Apalagi ada Patrik Schick, sesungguhnya Schick dan Defrel murninya adalah di pos penyerang sentral sebagai pesaing sehat Edin Dzeko. Bagaimanapun juga Cengiz Under sudah digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda di daratan eropa, sebagaimana batu akik bacan mesti digosok-gosok bila pengen mengkilap bercahaya, berlaku pula bagi Aceng mestilah diberi kesempatan jam terbang bilamana pengen melayang di udara dalam bandiera AS Roma ibarate berondong gila yang mestilah dibantu sedikit keberuntungan dari langit guna bisa menjajah cinta beribu-ribu wanita di muka bumi.

#ForzaRoma
#DitulisSambilKipas2Hihid :D

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Cengiz Under dan Komunikasi dalam Sepakbola Antar Kelas.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon