Sunday, September 24, 2017

El Shaarawy dan Dzeko dan Perotti dalam Roma 3 vs 1 Udinese

Embed from Getty Images
El Shaarawy tak boleh disepelekan, maka itu ia harus dimainkan. Ketika pelatih Di Francesco memainkannya, apa yang terjadi kemudian, adalah: El Shaarawy memperlihatkan kapasitasnya sebagai penyerang sayap kiri jempolan dengan mencetak dua gol dari skor Roma 3 vs 1 Udinese.

Selain mencetak satu gol dalam skor Roma 3 vs 1 Udinese, Edin Dzeko pun memberikan assist kepada El Shaarawy untuk gol kedua Roma. Menarik ketika melihat bagaimana sebelumnya, Edin Dzeko membolak balik badan terlebih dahulu untuk mengecoh pemain lawan yang menjaganya ketat, terlihat bagus ketika tahu bahwa yang melakukannya adalah seorang penyerang sentral bertipe target man, ini memberi sinyal bahwa Edin Dzeko mempunyai kualitas mengolah bola (bukan hanya sekedar dimanja diberi umpan), dengan pergerakan itu Edin Dzeko menemukan ruang kosong untuk memberikan umpan ke mulut gawang di sana El Shaarawy menyambutnya dengan sontekan yang cantik.

Memang penalti yang dilakukan oleh Perotti tidak masuk, atau Perotti gagal melakukan tendangan penalti dalam Roma 3 vs 1 Udinese, ini (kalau ndak salah dalam aku mengingat) merupakan kegagalan pertama Perotti dalam menendang penalti untuk Roma. Ra opo-opo, syukurlah Roma sudah dalam keadaan menang. Di samping itu pula, pemain-pemain besar lainnya pun pernah gagal melakukan tendangan penalti, bahkan Mario Balotelli sekalipun. Dalam pertandingan itu, meskipun gagal menendang penalti, namun gol ketiga Roma yang dicetak El Shaarawy hasil dari apa yang telah dilakukan oleh Perotti: bermaksud umpan dengan teknik rabona, bola kemudian mengalir liar di antara kiper lawan dan bek lawan, dengan gesit El Shaarawy lantas menyambarnya (terlihat kalau El Shaa pergerakannya memiliki reaksi yang bagus, dan juga punya kecepatan tinggi).

Panjenengan silakan dibaca oge anu ieu: Ulasan Pekan ke 6 Serie A Roma Musim 2017/2018.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon