Wednesday, August 2, 2017

Bek Tengah Rodrigo Caio, Perpaduan Fazio dan Moreno

Embed from Getty Images
Bener memang, kalau Roma masih membutuhkan setidaknya satu bek tengah bagus pasca kehilangan bek tengah Antonio Rudiger (dijual ke Chelsea), dan itu sedang dilakukan oleh manajemen Roma (dalam hal ini Monchi) untuk mencari profil yang ngepas, satu bek tengah tambahan untuk menjadi Gladiator Roma. Ini ketahuan, sebab di dalam pemberitaan, sudah ada beberapa nama bek tengah yang menjadi pemain incaran AS Roma, salah satunya adalah Rodrigo Caio bek tengah Sao Paulo di tanah Brasil. Ini (Rodrigo Caio) menurut sudut pandangku, ia adalah bek tengah yang menarik. Usianya masih bisa dikatakan muda, yakni 23 tahun (tapi sudah masuk timnas Brazil). Rodrigo Caio pun bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan, justru aku curiga di awal mula karirnya sebagai pemain sepakbola posisi ini yang menjadi tempat di mana ia biasa bermain (tetapi kurang yakin juga), ini sebagai gambaran untuk menunjukkan bahwa ia punya intelejensi di dalam hal menjadi sosok benteng di sistem pertahanan, dan memang bener kalau Rodrigo Caio selain kuat sebagai benteng pun juga bagus dalam memberikan umpan, ini beneran aku jadi teringatkan kepada dua bek tengah AS Roma yakni Federico Fazio dan Hector Moreno. Lebih tepatnya perpaduan, ketangguhan (dalam hal ini bisa dalam bentuk semisal body balance) adalah seperti Fazio, sementara umpan yang bagus lebih cenderung bagaikan Moreno. Yang tentunya, indikator, kuat dan cerdas dan kalem, adalah beberapa atribut yang memang sudah dimiliki oleh Federico Fazio maupun Hector Moreno, bila kemudian datang Rodrigo Caio maka ini akan menjadi mempertegas kekuatan lini bertahan AS Roma, dan atau bisa juga dijadikan sebagai pembinaan (mengingat usia Caio yang masih bisa dikatakan muda, sementara Fazio dan Moreno usianya mendekati bisa dikatakan menjelang tua: Fazio saat ini 30 tahun dan Moreno saat ini 29 tahun) untuk masa depan AS Roma di sektor bek tengah. Kelebihan lainnya yang dimiliki Caio, ia berpotensi untuk menjadi libero yang berkualitas (semisal dalam format tiga bek di belakang, dan ia yang bertindak sebagai sweeper), kalau dalam sepakbola Brasil (mengingat Rodrigo Caio berkebangsaan Brazil) tidak terlalu kental dengan seorang Libero, tapi kalau di tanah Italia amat kental (menurutku) maestronya adalah Franco Baresi, dan Leonardo Bonucci (yang saat ini menjadi bek tengah Milan) hampir mendekati, ini maksudku adalah Rodrigo Caio berpotensi mempunyai kharisma Baresi dan atau Bonucci di persepakbolaan Italia (sekiranya berhasil dijadikan oleh Monchi sebagai Gladiator Roma).

Sila dibaca juga ini brother: Sekedar berita aku sudah melupakan Antonio Rudiger dan sebuah olokan.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon