Thursday, July 27, 2017

Tiga Fakta Menarik Tentang Riyad Mahrez Sebagai Penyerang Sayap Menarik untuk Roma

Riyad Mahrez Penyerang Sayap Menarik
Foto: Sky Sports
Seperti kebanyakan orang-orang yang mencintai Roma, aku pun sama mengharapkan direktur olahraga Monchi berhasil menjadikan Riyad Mahrez sebagai Gladiator Roma. Kita tahu bahwa di bursa transfer bulan Juli ini, manajemen Roma sedang dalam rangka (salah satunya) masih mencari pemain yang 'tepat' untuk menggantikan peran Mohamed Salah yang dijual ke Liverpool, dalam hal ini mencari pemain untuk mengisi pos pemain sayap kanan (dan atau penyerang sayap kanan), lebih luasnya mencari profil pemain yang bisa ditempatkan sebagai winger, playmaker, dan second striker (namun tetap yang menjadi posisi murninya adalah sebagai sosok yang fasih dalam bermain di lini serang di sektor sebelah kanan, intinya tidak kalah kualitas dengan Mohamed Salah yang musim kemarin telah memberikan pengaruh yang besar untuk lini serang AS Roma). Dan akhir-akhir ini (setelah sebelumnya terdapat beberapa nama calon untuk mengganti peran Mohamed Salah), pemberitaan mengabarkan manajeman Roma terlihat sedang fokus melakukan komunikasi transfer kepada Leicester City untuk mendapatkan penyerang sayap kanan Riyad Mahrez. Ini (Riyad Mahrez) tentulah bukan nama asing di posisi ini (pengganti Mohamed Salah), bahkan bisa dikatakan sebagai nama besar, orang-orang yang tergila-gila nonton bola (termasuk orang-orang yang mencintai Roma, dan tentu saja aku pun sebagai individu masuk di dalamnya) dalam dua tahun ke belakang tentunya bakalan faham kenapa Riyad Mahrez masuk ke dalam kategori sebagai mega bintang. Sehingga ketika membaca (atau mendengar) kabar mengenai ketertarikan AS Roma kepada Riyad Mahrez, di kali pertama berita itu muncul, sudah bikin kita siul-siul (membayangkan dan atau mendamba Riyad Mahrez jadi pemain baru AS Roma, seperti lelaki jones mau ketemuan sama macan ternak). Inilah yang kemudian memicu aku untuk mencari tahu alasan-alasan yang dapat dimengerti oleh akal, kenapa berita tentang ketertarikan AS Roma kepada Riyad Mahrez menjadi terasa binal (dalam sudut pandangku sebagai salah satu penggemar AS Roma, dan statusku sebagai lelaki jones bertahun-tahun lamanya yang terkadang suka membayang bisa berbenturan dengan macan ternak di pinggir jalanan ibu kota Italia). Dan itu pasti berkenaan dengan fakta menarik tentang Riyad Mahrez, disertai fakta bahwa pelatih Di Francesco dalam Di Francesco: I'm expecting a big collective effort (sebuah wawancara di laman resmi AS Roma) mengatakan Riyad Mahrez sebagai pemain yang menarik.

Ketemu (bukan menemukan macan ternak, melainkan menemukan fakta Riyad Mahrez yang menarik). Inilah Tiga Fakta Menarik Tentang Riyad Mahrez Sebagai Penyerang Sayap Menarik:

1. Musim 2015/2016 adalah musim yang menjadikannya mega bintang

Musim 2015/2016 adalah musim yang hebat bagi Leicester City (pada umumnya) di kancah Liga Primer Inggris, menjadi juara, dan Riyad Mahrez (pada khususnya) sebagai pemain mendapatkan penghargaan sebagai PFA Player of the Years musim 2015/2016 (gelar pemain terbaik Liga Inggris). Pengaruh Riyad Mahrez untuk Leicester, amat bagus, ia di musim 2015/2016 bersama Leicester menorehkan catatan mencetak 18 gol dan 10 assist dari 39 pertandingan. Inilah kupikir, kenyataan (atau fakta) yang menyebabkan Riyad Mahrez layak disebut sebagai mega bintang.

2. Berpengalaman main di Liga Champions

Kita tahu saat ini (musim 2017/2018) AS Roma akan bermain juga di kancah paling bergengsi di Eropa yakni Liga Champions, sehingga biar perjalanan AS Roma di kancah Liga Champions berlangsung menyenangkan, dibutuhkan figur yang tentunya sudah berpengalaman, dan Riyad Mahrez merupakan pemain yang sudah berpengalaman bermain di Liga Champions, setidaknya acuannya adalah di musim lalu (musim 2016/2017) Riyad Mahrez bermain di Liga Champions bersama Leicester City, sementara catatan Riyad Mahrez di musim lalu adalah ini: mencetak 10 gol dan 7 assist dalam 48 pertandingan di segala kompetisi bersama Leicester City (termasuk di dalamnya adalah kompetisi di Liga Champions). Ini poin pentingnya adalah sebuah gambaran bahwa Riyad Mahrez merupakan sosok pemain yang sudah berpengalaman (usia Riyad Mahrez saat ini 26 tahun, kelahiran 21 Februari 1991), dan tentu saja kenyataan ini pun menjadikannya menarik jika dibanding pemain-pemain incaran AS Roma lainnya, untuk perjalanan meraih gelar Scudetto juga.

3. Tipikal permainan Riyad Mahrez sebagai penyerang sayap kanan cocok dengan gaya serang pelatih Roma Di Francesco

Inilah maksud pelatih Di Francesco dalam Francesco: I'm expecting a big collective effort berkenaan dengan Riyad Mahrez sebagai pemain yang menarik, yakni: pemain dengan kaki kiri yang bermain di posisi kanan dan kami sedang mencari pemain dengan kemampuan seperti itu.

Itu. (Bayangkan Pak Mario Teguh sambil menunjuk layar televisi anda)

Sila dibaca ini juga brother: Berbagai alasan AS Roma menawar masih terlalu rendah harga Riyad Mahrez.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon