Monday, July 24, 2017

Perotti: Kami mengerti bahwa ia akan menjadi pemain penting bagi kami

Cengiz Under AS Roma
Foto: AS Roma
Bayangkan anda mempunyai kebun singkong di pinggir lapangan, bisa saja karena kebun singkong anda tidak dilindungi pagar, di suatu sore ada anak-anak yang sedang bermain bola di lapangan, belum juga anda menyuruh itu anak-anak yang main bola untuk bergeser. "Rada jauhan Jang maraen bolana (Jauhan sedikit main bolanya)." Karena takut bola merusak kebun singkong, eh baru juga ngomong 'rada jauhan' belum sampai 'maraen bolana' itu tendangan keburu melenceng tepat ke kebun singkong anda. Aku tidak akan menanyakan bagaimana perasaan anda? Melainkan hal ini akan kemudian aku hubungkan dengan situasiku. Coba anda melakukan pendekatan yang sama untuk membayangkan situasiku tentang idola baru gue Cengiz Under, baru juga semalam diomongkan eh siangnya ada berita baru (dari aku menuliskan konten ini). Kalau anda ingin tahu bagaimana perasaanku, maka perasaanku adalah senang, dan menyambutnya dengan segelas kopi. Aku curiga, perasaanku akan berbeda dengan perasaan anda (anda yang tadi membayang jadi pemilik kebun singkong di pinggir lapangan). Baiklah. Segelas kopi sudah stand bye. Marilah aku membaca berita berjudul ‘Under is very strong’ di laman Football-Italia (tayang 24 Juli 2017). Poin pentingnya adalah tentang perkataan Diego Perotti berkenaan dengan pemain AS Roma yang baru didatangkan dari Turki (yang berlabel pemain muda berbakat Turki) Cengiz Under. Beginilah kata Perotti yang disampaikan kepada Roma TV. "Cengiz amat kuat. Ia mempunyai kaki kiri yang bagus, ia cepat, barangkali ia agak kecil dan tidak memiliki banyak pengalaman dalam beradu badan. Ia mesti lebih banyak melakukan latihan otot, namun anda bisa melihat dengan baik ketika seseorang itu bagus, kami mengerti bahwa ia akan menjadi pemain penting bagi kami." Tuh kan. Kata-kata Perotti tentang Cengiz Under ini mempunyai semangat yang sama (atau senada) dengan kata-kata pelatih Di Francesco dalam Di Francesco confirms Cengiz? dan juga sebagaimana yang diaku sendiri oleh Aceng (Cengiz Under maksudnya, Aceng adalah panggilan akrabku kepadanya) dalam I'm ready to fight for a starting spot. Dan bener kata Perotti, tentang Aceng yang butuh beberapa otot (latihan otot), sebab dalam I'm ready to fight for a starting spot (judul artikel di laman resmi AS Roma tentang wawancara pertama Cengiz Under sebagai pemain baru AS Roma) seingatku Aceng memang mengakui juga dengan berkata. "Aku pikir yang paling dapat kuperbaiki adalah sisi fisik permainanku." Sebagai penggemar Aceng (dan malah aku membayangkan diriku ini sebagai Ketua Perkumpulan Aceng El Bandito Menjaja Cinta, sebagai wadah untuk orang-orang yang menggemari Cengiz Under di manapun anda berada) saat ini aku hanya bisa berpesan kepadanya. "Dengerin Ceng apa kata pelatih dan senior-seniormu di AS Roma, pelatih bilang harus belajar bahasa Italia maka lakukanlah, senior bilang perlu beberapa otot di tubuhmu maka dengarkanlah juga, dengan mendengarkan pelatih dan senior akan bikin kamu cepat beradaptasi dengan sepakbola di tanah Italia untuk kemudian menjadikan dirimu sesegera mungkin menjadi pemain penting bagi AS Roma, bikin bulu roma lawan menjadi merinding sehingga mereka mendampratmu sebagai berondong gila, dan kami (Perkumpulan Aceng El Bandito Menjaja Cinta) akan bangga dengan memanggilmu takjub sebagai Aceng El Bandito."

Sila dibaca juga ini brother: Cengiz Under, Aceng El Bandito.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon