Friday, July 7, 2017

Mencari penyerang sayap yang terbaik

Mencari penyerang sayap yang terbaik
Mengamati apa yang telah terjadi di pos penyerang sayap, aku menemukan sesuatu yang menonjol di mana kita sudah pada tahu bahwa Roma telah kehilangan sosok Mohamed Salah. Di mana posisi yang biasa ditempati oleh Mohamed Salah di Roma, yaitu di sektor penyerang sayap kanan. Tentu saja di tempat itu Roma telah mengalami kebolongan yang amat berarti, mengingat betapa bermaknanya Mohamed Salah paling tidak musim lalu dalam memberikan kontribusi.

Telah diketahui nama-nama pemain incaran AS Roma untuk pos penyerang sayap kanan ini yang tapi masih menjelma sebagai spekulasi-spekulasi, sebagaimana kabar dari media-media. Setidaknya ada lima nama yang menggoda--menggodaku tentu saja. Suso dari Milan. Gerard Deulofeu yang saat ini sudah dibeli kembali oleh Barcelona dari Everton--musim lalu dipinjam Milan selama enam bulanan. Domenico Berardi dari Sassuolo yang ditenggarai sudah cocok dengan gaya main pelatih Di Francesco. Hakim Ziyech yang aku merasa heran kenapa bisa berstatus sebagai salah satu kandidat sebagai pengganti Mohamed Salah, sepengetahuanku ia adalah seorang playmaker, barangkali dikarenakan ia bisa main fleksibel, bisa juga ditempatkan sebagai seorang penyerang sayap. Dan lalu ada nama Lucas Moura penyerang sayap gesit dari PSG.

Suso menawarkan permainan Diego Perotti di sektor sebelah kanan. Deulofeu menawarkan gaya main selayaknya penyerang sayap memainkan sepakbola tiki taka--bisa dibayangkan setidaknya Lionel Messi sebagai gambaran, dan atau Pedro bila Lionel Messi terlalu berlebihan. Berardi menawarkan pengalaman bermain di bawah arahan pelatih Di Francesco, yang membuatnya bisa masuk dalam daftar pemain timnas Italia. Ziyech menawarkan keunikan sebagai seorang pemain bola, bukan karena ia orang Maroko tapi lahir di Belanda, tapi lebih kepada gaya mainnya yang murni sebagai gelandang serang kreatif dan lalu ditempatkan misal di sektor penyerang sayap kanan. Lucas--sebagaimana di nama punggungnya ditulis demikian, bukan Moura--ia menawarkan kebringasan di dalam berlari namun juga ditunjang dengan membaca situasi dan skill olah bola khas pemain Brasil bertalenta--tolong jangan bayangkan bagaimana Juan Iturbe memainkan sepakbola saat bermain di Roma, sebab Juan Iturbe bukan orang Brasil.

Ini akan menjadi menarik, jika misal di antara nama-nama itu, satu di antaranya berhasil didapatkan oleh Roma, menjadi seorang Gladiator Roma yang membanggakan. Bisa saja ada yang setuju, bisa saja pula ada yang tidak setuju, bisa jadi juga malah bukan di antara mereka yang datang ke Roma, setiap orang mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda, tetapi satu yang pasti tentunya direktur olahraga Roma Monchi tahu pasti apa yang menjadi profil penyerang sayap kanan sebagai pengganti Mohamed Salah, untuk menyempurnakan skema permainan 4-3-3 arahan pelatih Di Francesco. Direktur Olahraga Monchi harus faham, bahwa apa yang menjadi keputusannya, bisa saja semakin mengibarkan namanya, bisa jadi juga malah menjerumuskannya ke dalam kelayuan, nama besar yang pernah diraihnya sebagai direktur olahraga bersama Sevilla. Monchi tentunya harus berpikir keras, dan terlihat memang mengarah kepada hal itu, untuk membangun kekuatan Roma, untuk membangun Roma menjadi tim juara, bahkan mesti membangun Roma dalam semalam-mengingat orang-orang yang mencintai Roma sudah amat rindu setidaknya menyangkut meraih gelar scudetto. Sebagai salah satu penggemar AS Roma, aku masih menunggu kinerja Monchi dalam hal mencari penyerang sayap sebagai pengganti Mohamed Salah, aku berharap itu adalah penyerang sayap yang terbaik.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon