Tuesday, July 4, 2017

Membayang permainan Maxime Gonalons di Roma sebagai Anchor Man

Maxime Gonalons Roma
Image by AS Roma
Roma berhasil mendatangkan Maxime Gonalons dari Lyon dengan harga transfer sebesar 5 juta euro, dan Maxime Gonalons mendapatkan kontrak bersama Roma sampai 2021. Maxime Gonalons datang ke Roma, sebagai mantan kapten Lyon. Ini sudah memberikan sinyal bahwa Roma kedatangan seorang pemain yang punya mental bagus--dan atau mempunyai jiwa kepemimpinan. Saat ini Maxime Gonalons berusia 28 tahun--kelahiran 10 Maret 1989. Sebelumnya Maxime Gonalons telah menghabiskan 17 tahun bermain di Olympique Lyon, saat ini ia sudah resmi menjadi Gladiator Roma, dan apa kata-kata seorang mantan kapten Lyon di wawancara pertamanya pada Roma TV, paling tidak ini menurut kesimpulanku, memang punya kepercayaan diri: siap memberikan yang terbaik dengan jubah kebesaran Roma dan berhasrat untuk bertarung meraih scudetto di musim yang akan dijelang. Ini tentunya memberikan letupan motivasi membawa angin optimisme untuk kejayaan Roma. Pemain dengan mentalitas seperti ini, memang dibutuhkan Roma, dan layak disebut Gladiator Roma.

Dalam bermain bola, garis besarnya, Maxime Gonalons adalah seorang Anchor Man. Bisa dikatakan sebagai tipe pemain gelandang jangkar, yang posisinya di DMF. Berperan untuk menjaga pertahanan di awal-awal ketika lawan datang menyerang, sebagai orang pertama yang memutus serangan lawan. Peran ini tentunya membutuhkan kekuatan fisik yang prima, dan Gonalons memang mendaku sendiri pada Roma TV. "Aku adalah gelandang bertahan yang amat menyukai permainan fisik."

Demi jubah kebesaran Roma Maxime Gonalons siap bertarung untuk memperjuangkan scudetto, ini sebagai pertanda bahwa ia mempunyai fighting spirit, dan sebagai pemain AS Roma--yang mendapat julukan gladiator Roma--tentu saja demikian amat penting dimiliki, sehingga cocoklah.

Di Roma dalam skema permainan 4-3-3 pelatih Di Francesco, pos DMF ini adalah milik kapten Daniele De Rossi, ini menandakan bahwa Maxime Gonalons akan menjadi wakil Daniele, bermain silih bergantian, namun tidak menutup kemungkinan juga bermain di satu lapangan, tergantung bagaimana strategi pelatih, apakah membutuhkan sosok dua Anchor Man dalam pertandingan apakah tidak. Di samping itu pula, Maxime Gonalons, bisa ditempatkan sebagai bek tengah, secara posisi memang ia seperti Daniele De Rossi. Akan ada banyak pertandingan-pertandingan yang dilakoni Roma untuk musim yang akan dijelang--bermain di Liga Italia Serie A, bermain di Liga Champions, dan bermain di Coppa Italia--sehingga Maxime Gonalons merupakan tambahan pemain yang dibutuhkan oleh Roma--apalagi setelah Leandro Paredes dijual ke Zenit.

Bayanganku tentang Maxime Gonalons dalam memainkan sepakbola, adalah tidak ubahnya sebagaimana halnya Daniele De Rossi. Bagaimana Daniele De Rossi bermain bola bersama Roma, begitulah kira-kira gambaran umumnya mengenai Maxime Gonalons dalam bermain bola. Sebagaimana halnya Daniele De Rossi, Maxime Gonalons pun di dalam rangka membantu serangan, mempunyai kecenderungan untuk melakukan umpan lambung jauh terukur dari belakang--kelebihan Long Ball Expert. Kalau urusannya dalam menjegal laju serangan lawan, sudahlah jangan ditanyakan, mereka adalah jagonya, begitulah dalam perannya sebagai Anchor Man, ditunjang pula dengan kemampuan Man Marking yang suka bikin frustasi lawan.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon