Monday, July 10, 2017

Gelandang tengah terbaik ada di Roma

Gelandang tengah terbaik ada di Roma
Gelandang tengah terbaik ada di Roma, demikian adalah pamerku di warung, kebetulan saat itu ada beberapa orang yang sedang nongkrong. Aku berbangga seperti halnya anak kecil pamer punya mainan baru ke teman-teman sebaya. Aku kemudian bagai berkhotbah kepada mereka semua.

Roma baru saja kedatangan pemain baru di pos gelandang tengah ini dalam diri Maxime Gonalons dan Lorenzo Pellegrini. Anda mesti tahu kalau Maxime Gonalons sebelumnya adalah kapten Lyon, dan kini menjadi Gladiator Roma. Dapat anda bayangkan, bagaimana kualitas seorang Maxime Gonalons, setidaknya data itu saja sudah memberikan gambaran bahwa Maxime Gonalons mempunyai jiwa kepemimpinan dan itu artinya mempunyai mental bagus--ditambah juga usia yang sudah matang yakni 28 tahun. Dan lalu ada Lorenzo Pellegrini yang kembali ke Roma, sebagai alumni lulusan akademi muda AS Roma, sempat menjalani dua musim di Sassuolo menjadikan Lorenzo Pellegrini tumbuh dengan luar biasa (yang menyebabkan ia dibeli kembali oleh Roma), usianya masih muda yakni 21 tahun, lihatlah bagaimana ia bermain bola, maka anda akan terbayang sosok gelandang tengah yang dulu amat berpengaruh di tanah Inggris yaitu Frank Lampard. Ya, bayanganku akan Lorenzo Pellegrini adalah jadi suka teringat legenda Chelsea, Frank Lampard, paling tidak sebagai gambaran kalau Lorenzo akan memberikan dampak yang bagus untuk lini tengah AS Roma.

Maxime Gonalons dan Lorenzo Pellegrini, itu masih dikatakan belum apa-apa, sebab semua orang juga sudah pada tahu (tentu saja yang suka nonton bola khususnya Liga Italia Serie A), bahwa di Roma sesungguhnya sudah punya barisan gelandang tengah yang terbaik. Ada Daniele De Rossi. Ada Kevin Strootman. Ada Radja Nainggolan. Dengan karakteristik yang berbeda, De Rossi sebagai Anchor Man, Nainggolan sebagai gelandang box to box, dan Strootman perannya lebih cenderung ke Talisman, dalam bentuk roda becak. Betapa tidak akan berguncang jantung para pemain lawan, ketika sadar nama-nama gelandang ini adalah tipe pemain petarung sejati, berani berduel baik udara maupun darat, berani beradu bodi dengan gagah dan gentleman, semangat bertanding selalu mereka punya, dan itu terpancar jelas bagai dalam naungan arwah Serigala Roma.

Dalam bentuk roda becak di lini tengah untuk skema permainan 4-3-3. Di posisi DMF atau Anchor Man, Daniele De Rossi mempunyai wakil Maxime Gonalons. Di posisi gelandang box to box, Radja Nainggolan mempunyai wakil Lorenzo Pellegrini. Di posisi Talisman, Kevin Strootman belum punya wakil, untuk tipe gelandang tengah yang cenderung mempunyai style sebagai playmaker, dan memang Roma kelihatannya masih dalam rangka mengincar-ngincar. Aku berani berkhotbah dengan nada khotib yang begitu menggelegar terdengar di speaker. "Dengan adanya Daniele. Dengan adanya Radja. Dengan adanya Kevin. Dengan adanya Maxime. Dengan adanya Lorenzo. Setidaknya di kancah Serie A, gelandang tengah terbaik ada di Roma saudara-saudara."

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon