Friday, July 28, 2017

Empat Fakta Menarik Tentang Radja Nainggolan Sebagai Gladiator Senior

Berita bahagia tentang Radja Nainggolan yang telah resmi memperpanjang kontrak bersama AS Roma adalah hal yang kemudian mendorongku untuk lalu memikirkan bagaimana menjelaskan Fakta Menarik Tentang Radja Nainggolan Sebagai Gladiator Senior. Kita tahu, sebagai orang-orang yang mencintai Roma berkebangsaan Indonesia, bahwa Radja Nainggolan adalah pemain berkebangsaan Belgia yang mempunyai darah keturunan Indonesia, fakta inilah yang lalu bikin kita menjadi bangga (berkat kebagusan Radja Nainggolan dalam bermain bola sebagai gelandang tengah berlevel dunia, nama Indonesia terkadang suka kebawa juga). Kita juga sudah tahu, bahwa sebagai pemain AS Roma, Radja Nainggolan merupakan gelandang tengah yang punya pengaruh besar dalam permainan AS Roma, sebagai gelandang box to box Radja Nainggolan adalah salah satu yang terbaik di dunia (dan label ini bisa dikatakan ketika mengamati permainan Radja Nainggolan bersama AS Roma selama ini). Paling tidak acuannya dalam dua musim terakhir, Radja Nainggolan pun adalah seorang Kapten Giallorossi, Kapten ke-empat setelah Francesco Totti dan Daniele De Rossi dan Alessandro Florenzi, ini menandakan ia adalah Gladiator senior.

Bisa jadi Cengiz Under (untuk selanjutnya aku akan menyebut Cengiz sebagai Aceng, aku suka merasa dekat saja jika menyebut Cengiz dengan panggilan Aceng), sebagai pemain baru AS Roma, ingin tahu (salah satunya) mengenai Fakta Menarik Tentang Radja Nainggolan Sebagai Gladiator Senior, ini sekali lagi bisa jadi, sehingga aku jadi tertarik untuk kemudian membayang menjadi narator untuk Aceng yang ingin tahu lebih dekat mengenai sosok Gladiator Senior bernama Radja Nainggolan (selain yang itu tadi, mengenai Radja Nainggolan yang berkebangsaan Belgia berdarah Indonesia).

Inilah Ceng Empat Fakta Menarik Tentang Radja Nainggolan Sebagai Gladiator Senior:

1. Kali pertama didatangkan AS Roma di bursa transfer bulan Januari 2014 dan lalu mempermanenkannya di bursa transfer bulan Juni 2015

AS Roma berhasil mendatangkan Radja Nainggolan pertama kali di bursa transfer Januari 2014 dari Cagliari dengan status sebagai pemain pinjaman dengan harga sebesar 3 Juta Euro. Pada bursa transfer bulan Juni 2015 AS Roma berhasil mempermanenkan status Radja Nainggolan (sebagai kepemilikan penuh milik Roma) dengan membayar sebesar 6 juta euro. Sehingga, Radja Nainggolan dulu dibeli AS Roma dari Cagliari totalnya mencapai 9 juta euro.

2. Radja Nainggolan mendaku sebagai Anti Juve

"Aku merupakan orang yang bertentangan dengan Juventus. Aku benci Juventus, selalu. Di Cagliari, aku senantiasa mengerahkan segalanya demi mengalahkan Juventus, dan di Juventus Stadium aku senantiasa bermain imbang bersama Cagliari tatkala melawan mereka. Mereka memenangkan Scudetto melawan kami saat kami berada di Trieste. Aku benci mereka sebab selalu memenangkan pertandingan berkat penalti atau tendangan bebas. Aku datang ke Roma untuk memenangkan sesuatu atas Juventus, yang senantiasa diuntungkan wasit. Bila kami tidak memenangkan Scudetto, maka Piala Italia adalah target kami, aku katakan itu pada kalian." Inilah perkataan Radja Nainggolan (dari sebuah video yang diunggah oleh Corriere dello Sport) yang secara tersurat bahwa ia Anti Juve. Kalau Aceng (mesti ingat, ini maksudnya Aceng yang sedang ingin mengenal lebih dekat Gladiator senior Radja Nainggolan), sekali lagi, kalau Aceng nonton pertandingan antara AS Roma vs Juventus pekan ke 36 Liga Italia Serie A yang skornya ini: Roma 3 vs 1 Juventus. Maka Aceng akan tahu, mengenai pembuktian, bahwa Radja Nainggolan Anti Juve, seingatku Radja cetak gol satu di antaranya untuk Roma, dan lihatlah selebrasi yang Radja Nainggolan lakukan usai sukses mencetak gawang Gianluigi Buffon: semalam aku bagai lelaki jones yang menemukan cinta, saudaraku. Dan tendanganku bagai anak panah yang melesat menyesakkan dada wanitaku. Berahiku bagai tersalurkan di malam pertama. Betapa bahagianya aku, bagai melihat betinaku lemas gemas tak berdaya oleh karena aku jantan adanya. Aku katakan pada kalian itu.

3. Radja Nainggolan cinta Roma

Kalau membaca berita yang sudah-sudah tentang Radja Nainggolan bersama AS Roma, maka anda (ini maksudnya kepada Aceng) akan menemukan fakta-fakta bahwa Radja Nainggolan amat mencintai AS Roma. Coba Aceng baca ini: Gladiator Roma Radja Nainggolan.

4. Baru-baru ini sekitar akhir bulan Juli 2017 Radja Nainggolan memperpanjang kontraknya bersama AS Roma

Tentu saja ini masuknya adalah berita bahagia bagi orang-orang yang mencintai Roma (termasuk dan atau apalagi orang-orang yang mencintai Roma berkebangsaan Indonesia), setelah kita tahu sebelumnya bahwa Radja Nainggolan amat diminati oleh klub-klub Eropa lainnya, bahkan mereka berani menawar sangat mahal untuk merayu AS Roma agar mau menjualnya. Tetapi, baru-baru ini sekitar akhir bulan Juli 2017 AS Roma dalam Nainggolan on new contract: 'This is what I always wanted' kubaca di laman resminya dengan bergembira telah mengonfirmasi Radja Nainggolan telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama AS Roma sampai 30 Juni 2021. Radja Nainggolan pun bahagia. "Aku rasa aku sudah menunjukkan bahwa inilah yang selalu aku inginkan." Kata-kata Radja Nainggolan ini mengandung cinta yang berjiwa. Betapa tidak coba. Sebelum perpanjangan kontrak ini tercipta. Klub-klub besar Eropa (semisal Chelsea dan Manchester United dan Inter Milan, bahkan Juventus) sangat tertarik merekrut Radja Nainggolan (itu Juventus bagai enggak tau malu, sudah tau Radja Nainggolan Anti Juve). Chelsea bersama pelatih Chelsea diawal-awal yang terlihat amat ngebet ingin dapatkan Radja, namun Radja menolaknya dengan halus melalui kata-kata bagus ini: bawakan aku matahari maka aku akan pergi. Belakangan kemudian, Manchester United dan Inter, yang terlihat melakukan pergerakan berbahaya dengan merayu AS Roma melalui tawaran transfer sekitar sebesar tidak kurang dari 60 juta euro, dan juga menggoda Radja Nainggolan dengan gaji tinggi mencapai 7,5 juta euro, kalau Radja Nainggolan dari mula terlihat konsisten ia ingin bertahan di Roma biarpun dengan gaji di bawah 7,5 juta euro (yang menandakan betapa cintanya Radja Nainggolan kepada Roma) namun manajeman Roma seperti terlihat menimbang-nimbang (bagai ingin meraup untung yang bejibun), akan tetapi pada faktanya kini Radja Nainggolan telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama AS Roma, dengan kontrak barunya bersama Roma ini Radja Nainggolan disinyalir (ini dari hasil baca-baca dari sumber lainnya) mendapatkan gaji sebesar 4,5 juta euro per musim ditambah bonus (yang total gajinya per musim mencapai 5,5 juta euro). "...Radja mencintai Roma dan kami senang memilikinya di sini," tutup Presiden James Palotta.

Grazie Radja Nainggolan. FORZA ROMA.

Begitu Ceng.

Sila dibaca juga ini brother: Tentang Nainggolan yang Menunggu Roma.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon