Tuesday, July 25, 2017

Dua pemain masa depan Italia merapat ke Juventus

Alessandro Del Piero Italia
Foto: Sky Sports
Aku pernah membaca berita berjudul ‘Sorry for Totti, Juve buy Italian’ di laman Football-Italia (tayang 19 Mei 2017), kemudian aku menuliskan beberapa pengetahuan yang kuperoleh dari ‘Sorry for Totti, Juve buy Italian’ namun aku sama sekali tidak membahas tentang 'Juve buy Italian'. Dalam Juve buy Italian inilah pengetahuan itu, tentang kata-kata Del Piero ini. "Apa aku akan memberikan rekomendasi kepada Juventus untuk membeli pemain? Sesudah sebuah kampanye besar mendatangkan pemain asing, aku berharap Juventus bisa selalu bersama orang Italia, seperti kebijakan transfer yang suka mereka lakukan." Del Piero menyorot tentang pergerakan bursa transfer Juventus di beberapa musim sebelumnya, di mana Juventus mendatangkan beberapa pemain asing (bukan berkebangsaan Italia) seperti: Paulo Dybala, Juan Cuadrado, Alex Sandro, Marko Pjaca, Miralem Pjanic, Mehdi Benatia, Dani Alves, Tomas Rincon, dan Gonzalo Higuain. Ini sebagai gambaran maksud dari Del Piero sebagai 'sesudah sebuah kampanye besar', yang memang telah bikin Juventus meraih beberapa gelar (minus gelar Liga Champions, hanya sampai Final saja, atau kalah di Final Liga Champions kemarin melawan Real Madrid). Nah, kelihatannya di bursa transfer musim panas ini, saran Del Piero seperti didengarkan, setidaknya baru-baru ini Juventus telah kedatangan dua pemain baru berkebangsaan Italia yang bukan sembarang berkebangsaan Italia melainkan sudah berpengalaman bermain di timnas Italia, inilah dua pemain masa depan Italia yang merapat ke Juventus: Mattia De Sciglio dan Federico Bernardeschi.

Mattia De Sciglio telah resmi jadi pemain Juventus dibeli dari AC Milan dengan biaya transfer sebesar (dari hasil riset baca-baca) 12 juta euro (dibayar secara nyicil dalam jangka waktu tiga tahun pembayaran) ditambah bonus 500 ribu euro tergantung situasi tertentu (performa De Sciglio di Juventus). De Sciglio saat ini berusia 24 tahun, sebagai bek sayap kiri kanan okey adalah posisi di mana ia bermain. Ia tentu saja bukan nama yang asing bagi timnas Italia, ia sudah langganan bermain di timnas Italia. Jika mengamati situasi Juventus yang telah kehilangan bek sayap kanan Dani Alves, maka patut diduga bahwa Mattia De Sciglio dipersiapkan untuk menggantikan peran Dani Alves yang hengkang ke PSG.

Federico Bernardeschi telah resmi jadi pemain Juventus dibeli dari Fiorentina dengan biaya transfer sebesar 40 juta euro (yang berpotensi meningkat menjadi 45 juta euro, dan ini juga dibayar secara nyicil dalam jangka waktu tiga tahun pembayaran). Bernardeschi saat ini berusia 23 tahun, sebagai penyerang sayap kanan di mana ia biasa bermain. Namun begitu sebetulnya sebagai penyerang sayap Bernardeschi fleksibel, bisa ditempatkan di segala lini serang dengan kekuatan kaki terbaik ada di kaki kirinya. Dalam 'Bernardeschi and Borja Valero want out' (sebuah judul berita di laman Football-Italia, tayang 4 Juli 2017) Alessandro Del Piero berkata. "Federico? adalah bagian dari warisan sepakbola Italia..." Ini (warisan sepakbola Italia) bisa ditafsirkan sebagai pemain sepakbola yang mempunyai karakteristik teknis dan kualitas yang bagus bercita rasa Italia (sebagai pemain bernomor punggung 10). Federico (maksudnya Bernardeschi) adalah salah satu pemain muda berbakat yang dimiliki Italia, sebagai pemain masa depan Italia (dan sudah masuk timnas Italia, di era Antonio Conte kemarin Bernardeschi memang belum menjadi penghuni inti melainkan suka muncul sebagai pemain pengganti, namun di era Gian Piero Ventura saat ini berpotensi berkembang untuk menjadi penghuni inti). Federico Bernardeschi mempunyai kapasitas sebagai pemain bola (dalam hal ini sebagai penyerang sayap yang fleksibel, bisa juga ditempatkan di posisi gelandang tengah di antara dua striker, pun bisa dijadikan sebagai second striker), ia mempunyai kecepatan, kengototan, kreativitas, serta ditunjang dengan visi yang bagus dalam memberikan umpan sebagai kekuatan. Bersama Fiorentina di musim kemarin (musim 2016/2017), Federico Bernardeschi telah mencatatkan 11 gol dari 32 penampilan di kancah Serie A, gol yang ia ciptakan berasal dari kaki kiri.

Coba anda bayangkan dalam posisiku sebagai salah satu penggemar AS Roma (yang tapi pemain idola anda adalah Alessandro Del Piero dan saat ada Piala Dunia atau Piala Eropa suka dukung timnas Italia), sementara apa yang tersaji di atas adalah sebagai materi tetanggaku pengemar Juventus, aku curiga anda pasti bakalan mengantuk persis orang tua yang mengantuk denger khotbah jumatan, setidaknya begitulah yang kurasakan ketika tetanggaku penggemar Juventus berkhotbah demikian di warung (padahal sambil ngopi).

Sila dibaca ini juga brother ada hubungannya dengan ‘Sorry for Totti, Juve buy Italian’:  Del Piero merasa Sedih atas situasi Spalletti-Totti, dan jika akhirnya Scudetto della Roma.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon