Thursday, July 13, 2017

Demen penyerang sayap Riyad Mahrez sebagai pengganti Mohamed Salah

Riyad Mahrez Leicester City
Image by The Telegraph
Jika aku mengamati rumor transfer yang berkembang di bursa transfer Roma untuk pos penyerang sayap kanan sebagai kandidat pengganti Mohamed Salah, maka aku bagai membaca sebuah novela yang barangkali judulnya ini The Giants Roma Need Right Winger and No Standard. Spekulasi-spekulasi telah tercipta di dalam pemberitaan media-media, telah mengabarkan nama-nama penyerang sayap kanan yang menjadi pemain incaran AS Roma.

Di awal-awal, cerita ini bagai sudah bisa dibaca, dengan hadirnya pemain incaran AS Roma Domenico Berardi sebagai kandidat pengganti Mohamed Salah, sebab khalayak sudah pada tahu bahwa Berardi telah berkerja sama sebelumnya dengan pelatih Di Francesco saat masih sama-sama di Sassuolo. Bila mengacu kepada gaya serang pelatih Di Francesco dalam skema 4-3-3, konon untuk pos penyerang sayap, idenya adalah dengan profil pemain berkaki terbalik (jika pos sayap kanan, maka berarti pemain kidal), dan itu memang ada dalam diri Domenico Berardi dan telah teraplikasikan di lapangan saat Domenico Berardi masih dilatih Di Francesco di Sassuolo. Namun banderol sebesar 25 juta euro terlalu besar (dalam sudut pandang manajemen Roma) untuk kualitas seorang Domenico Berardi. Selain daripada direktur olahraga Monchi pun memang masih meraba-raba untuk nama-nama lain yang berprofil penyerang sayap untuk dijadikan alternatif sebagai pengganti Mohamed Salah yang sudah resmi ke Liverpool.

Suso dari Milan juga ada dalam pelacakan Monchi. Begitu juga dengan Gerard Deulofeu yang saat ini sudah dibeli kembali oleh Barcelona dari Everton--musim lalu dipinjam Milan selama enam bulanan. Begitu juga dengan Hakim Ziyech yang aku merasa heran kenapa bisa berstatus sebagai salah satu kandidat sebagai pengganti Mohamed Salah, sepengetahuanku ia adalah seorang playmaker, barangkali dikarenakan ia bisa main fleksibel, bisa juga ditempatkan sebagai seorang penyerang sayap. Begitu juga dengan Florin Thauvin penyerang sayap Marseille yang performanya sedang bagus di musim lalu bersama pelatih Rudi Garcia. Begitu juga dengan Jose Izquierdo dari Club Brugge. Begitu juga dengan Rachid Ghezzal yang sebenarnya bisa didapatkan gratis karena tidak melakukan pembaharuan kontrak dengan Lyon. Itulah The Giants Roma Need Right Winger, AS Roma sedang dalam rangka mengincar penyerang sayap untuk menggantikan posisi Mohamed Salah.

Sengaja, nama-nama itu sebagai pemain incaran AS Roma, belum kemudian kupergunakan judul ini and No Standard. Sebab aku membaca, bila dihubungkan dengan Mohamed Salah, memang mendekati, namun kupikir masih agak riskan, mengingat betapa bermaknanya Mohamed Salah di Roma musim lalu. Ada nama Xherdan Shaqiri pemain Stoke City yang secara kualitas sudah bisa dikatakan pantas, paling tidak mengingat ia adalah pemain utama di timnas Swiss. Tapi sepertinya, ketika membaca ada nama Lucas Moura dari PSG, terlihat sepertinya ia lebih pantas. Dan baru-baru ini, dari aku menuliskan konten ini, terbaca ada nama Riyad Mahrez sebagai incaran Roma masuk dalam lintasan untuk profil penyerang sayap pengganti Mohamed Salah, kalau mengenai mega bintang Leicester City bukan pantas lagi (menurutku) tapi bakal jadi demen. Orang-orang yang mencintai Roma curiga bakal bersepakat. "Demen yang ini deh," untuk Riyad Mahrez (di samping fiturnya cocok banget dengan gaya serang pelatih Di Francesco, sebagai penyerang sayap dengan kaki terbalik).

Untuk nama-nama seperti Berardi, Suso, Deulofeu, Thauvin, Izquerdo, Shaqiri (kecuali Hakim Ziyech, bagusnya ia diburu sebagai wakil Kevin Strootman di lini tengah, dan juga Ghezzal karena bisa didapat gratis), memang bila harganya tidak kurang dari 25 juta euro, setuju bila Monchi berpikir-pikir. Namun, untuk Lucas Moura, banderolnya 30 juta euro, seharusnya Monchi mendingan enggak usah pikir-pikir (walaupun Lucas bukan penyerang sayap berkaki terbalik). Begitu juga dengan banderol Riyad Mahrez, bila tidak kurang dari 40 juta euro, enggak apa-apalah (kan ada duit mungkin dari penjualan yang sudah-sudah, di samping kudengar Leicester City membanderol Riyad Mahrez sebesar 50 juta euro). Kesimpulannya, abaikan nama-nama yang sudah-sudah, jika kemudian ternyata ada nama Riyad Mahrez yang bisa dinego-nego, bila misal mentok diangka 40 juta euro (asal jangan melebihi harga Mohamed Salah ke Liverpool), bagusnya jangan mundur, memang 35 juta euro adalah harga yang bakalan enak sih ya,  memang perlu modal untuk bisa membeli mega bintang, namun dengan jaminan bahwa Riyad Mahrez akan bikin demen orang-orang yang mencintai Roma bila berhasil dijadikan sebagai Gladiator Roma--tentu saja ini hanya sudut pandangku saja. 

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon