Friday, July 21, 2017

Defrel dalam sudut pandang Monchi

Defrel
Foto: Saints Marching
Saat membaca judul berita Roma complete the signing of Gregoire Defrel di laman resmi AS Roma, aku mendapatkan pengetahuan yang bermutu (selain mengenai kegembiraan AS Roma yang mengumumkan telah resmi mendatangkan Defrel dari Sassuolo) tentang Defrel, karena datangnya dari direktur olahraga Monchi, Defrel dalam sudut pandang Monchi: Gregoire bisa bermain dalam tiga posisi berbeda, ia cepat, ia bermain untuk tim, ia memberi kami kedalaman, dan ia memiliki mata yang bagus untuk mencetak gol. Ini bisa dipakai sebagai jawaban untuk pertanyaan kenapa AS Roma memilih Defrel sebagai wakil Edin Dzeko untuk pos penyerang. Ini pun bisa dibilang senada dengan tulisan-tulisan sebelumnya di blog ini yang berkenaan dengan Defrel, terutama menyangkut gaya main atau karakteristik seorang Gregoire Defrel dalam memainkan sepakbola. Tapi marilah kucoba untuk bicarakan kembali. Mari kita mulai dengan menafsir kata-kata Monchi tentang Defrel, Gregoire bisa bermain dalam tiga posisi berbeda, yang sudah pasti adalah posisi penyerang sentral (posisinya Edin Dzeko) dan posisi penyerang sayap kanan (posisinya Mohamed Salah), yang tidak aku yakin adalah mengenai satu posisi lagi di mana, apakah sebagai penyerang sayap kiri apakah sebagai second striker apakah sebagai playmaker, namun yang jelas di antara posisi itu (di segala lini serang), jauh dari kemungkinan di pos lini pertahanan apalagi menjadi kiper. Selain itu, Monchi berkata, bahwa Defrel pemain yang cepat, jika anda menyaksikan bagaimana permainan Defrel di lapangan (setidaknya dalam jersey Sassuolo) maka benerlah Monchi, Defrel memang terlihat memiliki kecepatan. Selain itu, Defrel bermain untuk tim, berarti ia bukan pemain individualistik, Defrel tidak akan terlihat asyik sendiri seolah-olah ia yang sibuk, ia bukanlah tipikal pemain yang suka merusak irama permainan (dalam hal ini terutama saat tim melakukan serangan), tapi ia dapat bekerja sama dengan yang lain. Selain itu, kehadiran Defrel memberikan kedalaman bagi skuad Roma, terutama untuk pos lini serang tentu saja, ia memberikan karakteristik warna sebagai penyerang bertipe Goal Poacher (yang berbeda dengan Edin Dzeko yang bertipe Target Man atau Fox in the Box), di samping bisa ditempatkan di tiga posisi yang berbeda sehingga bisa fleksibel ketika tim membutuhkannya dalam situasi tertentu (misal bukan hanya dipasang sebagai penyerang sentral). Dan lalu ini yang paling menarik menurutku, secara kata-kata, Gregoire memiliki mata yang bagus untuk menciptakan gol, mengandung metafora, aku jadi terbayang tentang sebuah bidikan, seperti anda hendak melesakkan anak panah tepat di sasaran sebagai analogi (bisa juga sebagai analoginya saat anda hendak menembak dengan senapan), tentunya anda harus punya mata yang bagus agar anak panah tidak melenceng dari sasaran, inilah maksudnya, Defrel mampu membaca situasi yang menyebabkan ia mampu untuk menciptakan gol. Demikianlah kira-kira, Defrel dalam sudut pandang Monchi.

Sila dibaca juga ini brother: Pemain baru AS Roma Defrel bertipe Goal Poacher.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon