Wednesday, July 12, 2017

Borja Valero memang gelandang tengah kesukaan Spalletti

Borja Valero gelandang tengah Inter
Anda bisa bayangkan jika misal aku berada di kondangan kawinan sebagai tamu undangan, dan yang punya hajat nanggap organ tunggal sebagai hiburan. Benar bila kemudian anda membayang bahwa aku akan makan sate sambil nonton artis organ berjoget nyanyi dangdut. Tapi jangan ribut, bayangkanlah yang sedang kutonton itu adalah Trio Macan (yang dengan formasi terkini) yang tampak imut.

Lagu Macan Ternak akan kemudian terbayang, dan silahkan bayangkanlah itu bila bikin anda senang. Dan tapi anda pun jangan protes, kalau kemudian kumembayang bahwa tiba-tiba salah satu personel Trio Macan duduk di sebelahku. Aku membayang Dara Trio Macan yang tiba-tiba duduk di sebelahku. Aku membayang Dara Trio Macan sebagai penggemar sepakbola, dan klub yang ia suka adalah Inter Milan. Pengetahuan itu ketahuan, ketika aku membayang bahwa tidak sengaja aku melihat ke arah pahanya, di situlah letak henpon dalam genggamannya, terintip ada warna belang hitam biru (sebagai nerazurri).

Pembicaraanku dengannya dimulai ketika kugoda ia dengan menyebut bahwa henponnya jelek, lebih bagus giallorossi. Dan ia terlihat agak jengah, dan itu mengandung arti godaanku sukses, sehingga ia lantas bagai marah. "Siapa sih anda?" Aku jawab aku adalah penggemar AS Roma. Terciptalah perkenalan di antara kami. Aku membayang ternyata ia tidak benar-benar marah ketika henponnya sudah kuhina. Dan lalu kami pun sedikit membicarakan tentang sepakbola Italia.

Sebagai penggemar Inter (harap diingat, ini aku masih dalam rangka membayang, bukan sebenarnya), ia tahu bahwa pelatih Inter yang baru saat ini adalah mantan pelatih AS Roma musim lalu yaitu pelatih Luciano Spalletti. Bahkan ia mengetahui kabar terbaru, bahwa Inter baru saja kedatangan pemain baru dalam diri seorang Borja Valero. Bahkan ia pun tahu sampai ke harga, berapa Borja Valero didapatkan Inter dari Fiorentina, dan tapi dalam kira-kira karena katanya agak dirahasiakan, yaitu mencapai 7 juta euro.

Lantas ia bertanya kepadaku (dalam posisiku sebagai penggemar AS Roma, yang mana ia tahu musim lalu Roma dilatih oleh Spalletti), bagaimana pandanganku mengenai Borja Valero gelandang tengah baru Inter?

Borja Valero memang gelandang tengah kesukaan Spalletti. Seingatku dulu juga, waktu Spalletti masih melatih AS Roma, ia menginginkan Borja Valero sebagai gelandang tengah untuk menjadi Gladiator Roma. Sebagai gelandang tengah, Borja Valero termasuk kepada tipe gelandang tengah box to box, tetapi ia pun mempunyai kecenderungan sebagai talisman (karena visinya bagus dalam memberikan umpan, dan bagaimana mengontrol permainan), Borja Valero berpotensi untuk menjadi deep lying playmaker, pemain yang bisa mengatur tempo permainan bahkan dari bagian belakang lini tengah yang ditunjang juga dengan visi bagus dalam memberikan peluang, kamu (ini bukan kepada anda, melainkan kepada Dara) mesti tahu bahwa tipe pemain yang bisa bertugas seperti ini sebelumnya pelatih Spalletti amat menginginkannya di Roma, pelatih Spalletti bagai ingin mengulang kembali kisah sukses di masa sebelumnya saat melatih AS Roma dan masih punya seorang David Pizarro. Gaya main seperti Borja Valero (bisa dikatakan mendekati gaya main David Pizarro), memang punya pengaruh dalam skema permainan pelatih Spalltetti, makanya kenapa pelatih Spalletti merekrut Borja Valero saat ia melatih Inter saat ini walaupun bisa dikatakan secara umur Borja Valero sudah tua--saat ini Borja Valero berusia 32 tahun.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon