Wednesday, July 5, 2017

Akan menjadi konyol jika Radja Nainggolan dijual

Radja Nainggolan AS Roma
Image by AS Roma
Mohamed Salah dijual ke Liverpool dengan harga 42 juta euro ditambah bonus 8 juta euro, dan ini telah resmi, aku masih bisa mengerti, apalagi ada jaminan begini bahwa jika ada pemain kunci yang pergi maka akan datang pemain yang bagus sebagai pengganti. Disusul Leandro Paredes dijual ke Zenit St. Petersburg dengan harga 23 juta euro ditambah bonus 4 juta euro, ini juga masih bisa dimengerti apalagi bagai seiringan dengan kedatangan gelandang tengah Maxime Gonalons dari Lyon, berarti Roma masih butuh duit untuk laporan keuangan atas nama financial fair play, dan ini pun telah resmi. Disusul berita yang mengejutkan, yaitu berita tentang Antonio Rudiger yang akan dijual ke Chelsea dengan harga sebesar 35 juta euro ditambah bonus 4 juta euro, ini telah terjadi kesepakatan diharga sekitar segitu namun belum resmi benar dan akan menuju segera resmi (dari aku menuliskan konten ini, Toni dikabarkan sedang melakukan tes medis untuk Chelsea), perlahan aku mulai mencoba untuk dimengerti-dimengerti. Namun, sebagaimana telah kuungkap di akun fesbuk, akan menjadi konyol, jika misal, Mohamed dan Leo dan Toni sudah terjual, tetapi kemudian tergoyahkan untuk menjual Radja Nainggolan dengan banderol bahenol, maka dalam sudut pandangku itu sudah tidak bermoral: AHHH KONyOOOLLLLLL (tadinya 'y' kecil hurufnya adalah 'T' besar, tapi ada beberapa keluhan di komentar supaya mendingan disensor jadi aku bunuh saja 'T' besar itu dan lahirlah 'y' kecil).

Masih kubaca kabar mengenai ketertarikan klub lain pada Radja Nainggolan, terutama dari Inter dan Manchester United yang berani bayar dengan banderol mahal--ditenggarai tidak kurang dari 60 juta euro dan atau mencapai 70 juta euro. Bagaimana apabila anda disodorkan proposal demikian, itu namanya mega transfer Bung. Sehingga, sebagai salah satu penggemar Roma, takutnya aku, manajeman Roma bakalan tergoyahkan untuk tergoda menjual Radja Nainggolan.

Bila bicara umur memang saat ini Radja Nainggolan sudah berumur 29 tahun, maka itu artinya harga jual Radja Nainggolan saat ini amat sayang bila tidak dipertimbangkan, sebab di musim depan amat mungkin harganya tidak megah lagi--walaupun kontribusi Radja Nainggolan tetaplah yahud, kecuali barangkali bila dijual ke klub di Liga Cina. Ini tentu saja pemikiran yang akan lumrah bila ada di kepala manajeman Roma--dalam hal ini direktur olahraga Monchi. Dan itulah yang kukhawatirkan. (Sebab budgetnya bisa dibelikan pemain lain dengan harga yang lebih murah tapi punya kompetensi, semisal kalau dulu Franck Kessie belum resmi ke Milan, misal dibelikan seperti Franck Kessie, dan tentunya untuk membeli Kessie sudah tidak mungkin saat ini sebab sudah resmi ke Milan).

Nah, bila begitu adanya, kembali ke pemikiran awal, jika misal, Mohamed dan Leo dan Toni sudah terjual, tetapi kemudian tergoyahkan untuk menjual Radja Nainggolan dengan banderol bahenol, maka dalam sudut pandangku itu sudah tidak bermoral: AHHH KONyOOOLLLLLL. Dan sebelumnya, aku amat mengagumi kinerja direktur olahraga Monchi dalam melakukan strategi transfer, yang selain menjual mahal Mohamed dan Leo dan Toni, pun berhasil mendatangkan Hector dan Rick dan Lorenzo dan Maxime, bisa dimengerti dan masih terbayang bahwa Roma akan tetap berjaya, akan tetapi jika sampai juga menjual Radja Nainggolan dengan baderol mahal misal, maka lunturlah sudah kharisma Monchi di mataku sebagai sosok yang KONYOL jadinya.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon