Saturday, June 24, 2017

Xherdan Shaqiri penyerang sayap kanan dengan kaki kidal

Shaqiri pemain incaran AS Roma
Mohamed Salah telah pergi. Kini Roma dalam rangka mencari sang pengganti. Aku menanti kinerja direktur olahraga Roma Monchi untuk kasus yang satu ini.

Ada kabar memang bahwa, pemain incaran AS Roma untuk pos penyerang sayap kanan sebagai pengganti Mohamed Salah, salah satunya adalah Xherdan Shaqiri.

Xherdan Shaqiri bukanlah nama asing di kepalaku, aku sudah pernah melihat bagaimana ia memainkan sepakbola, yang masih kuingat terbayang adalah saat ada Piala Eropa, menciptakan gol yang spektakuler. Belakangan kemudian aku mencari informasi mengenai gol spektakuler Xherdan Shaqiri itu, biar yang terbayang samar-samar menjadi tergambar dengan jelas: terjadi di Euro 2016 saat Swiss melawan Polandia, Xherdan Shaqiri menciptakan Bicycle Kick Goal. Bicycle Kick Goal ini bisa masuk dalam keahlian pemain yang disebut Acrobatic Finishing.

Xherdan Shaqiri adalah pemain sayap kanan--dan atau penyerang sayap kanan. Yang tidak masalah bila ditempatkan sebagai gelandang serang tengah, dan juga menjadi second striker, bahkan bila diperlukan bisa juga ditempatkan di sektor kiri penyerangan. Secara posisi main, kupikir ia serupa dengan Mohamed Salah.

Xherdan Shaqiri mempunyai kualitas teknik yang bagus--ia kupikir sudah masuk salah satu nama besar juga untuk keahlian dalam bermain bola. Sebagai seorang penyerang sayap kanan, ia adalah salah satu penyerang sayap kanan yang agresif. Ia merupakan tipe pemain yang suka memotong dari sayap untuk masuk ke ruang kosong di antara lini pertahanan lawan, dan tentu saja manuver demikian kerap menimbulkan masalah untuk sistem pertahanan lawan, gaya main seperti ini, aku berani mengatakan bahwa Mohamed Salah pun kerap melakukannya saat bermain di Roma.

Xherdan Shaqiri adalah pemain kidal yang berposisi di sayap kanan--dan atau penyerang sayap kanan. Jika kau membaca kabar sebelumnya, bahwa tipe pemain dengan kaki terbalik adalah sesuai dengan gaya serangan di bawah arahan pelatih Di Francesco, maka profil seperti Xherdan Shaqiri adalah efektif bagi Roma. Itu artinya--mendingan aku persingkat saja bahasan ini sebab aku sudah diajak takbiran oleh tetanggaku penggemar Juventus, ini aku sedang menulis di malam takbiran--bahwa Xherdan Shaqiri, kuat kumenduga, ia akan cocok untuk menjadi pengganti Mohamed Salah di Roma. Walaupun, catatan terdahulunya yang pernah main di Inter tapi tidak menggelegar, bisa jadi itu dikarenakan ketidakcocokan gaya main dengan pelatih Inter saat itu bukan karena tidak cocok main di tanah Italia. Aku pribadi, jika misal, Roma berhasil menjadikan Xherdan Shaqiri menjadi Gladiator Roma, maka aku akan menyambut gembira dan kuperkirakan bahwa lubang yang ditinggalkan Mohamed Salah bisa tertambal--mengingat juga bahwa Shaqiri bukanlah pemain muda yang berkembang melainkan pemain yang bisa dikatakan sudah berpengalaman, pernah main di Basel, pernah main di Bayern Munich, pernah main di Inter, dan saat ini main di Stoke City, ia saat ini umurnya sudah bisa dikatakan matang tetapi belum tua yakni sudah berusia 25 tahun.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon