Thursday, June 8, 2017

Tentang Nainggolan yang Menunggu Roma

Tentang Radja Nainggolan
Berita tentang Radja Nainggolan kali ini Bung yang kucoba sajikan di sini sebagai berita AS Roma. Aku membaca Football Italia dalam berita AS Roma berjudul Nainggolan: ‘Waiting for Roma’. Tayang 7 Juni 2017.

Adakah kau ingin tahu isi daripada berita itu. Tidakkah kau penasaran. Inilah dia beberapa pengetahuan yang kutemukan di sana. Marilah kutuliskan kembali di sini.

Beginilah dalam Nainggolan: ‘Waiting for Roma’

Pertama. Pemain AS Roma berdarah Indonesia Radja Nainggolan mengulangi kata-katanya yang ingin tinggal di AS Roma. "Aku senantiasa menghormati mereka, kita akan melihat apakah mereka melakukan hal yang sama."

Kedua. Radja Nainggolan di bursa transfer musim panas lalu telah menolak ketertarikan Chelsea kepadanya dan ingin tetap bertahan bersama AS Roma, serta telah berulang kali berbicara bahwa il ninja ingin tetap berjubah Giallorossi di musim yang akan datang.

Ketiga. Akan tetapi. Dalam sebuah wawancara bersama Dhnet, gelandang tengah berkebangsaan Belgia itu masih dalam proses menunggu kontrak baru. "Aku telah berbicara bahwa aku ingin tinggal di Roma, aku telah berjanji. Aku senantiasa menghormati mereka, sekarang giliran Roma, dan kita akan melihat apakah mereka melakukan hal yang sama. Aku bukanlah tipe orang yang ingkar janji, dan Roma pun sudah menjanjikannya kepadaku."

Demikianlah.

Mereka di sana maksudnya adalah manajemen AS Roma.

Manteb jiwa raga Lae.

Kupikir. Memang Radja Nainggolan merupakan kebanggaan bagi orang-orang yang mencintai Roma--apalagi bagi orang Indonesia karena punya darah Indonesia dari ayahnya. Tetapi pada intinya adalah ini: bahwa Radja Nainggolan amat mencintai Roma, dan kenyataan bahwa Radja Nainggolan betapa anti juve. Dipertegas dengan performa menakjubkan bersama AS Roma.

Telah begitu banyak kata yang menyiratkan bahwa Radja Nainggolan bahagia di Roma, dan juga terbaca dengan jelas amat membenci Juventus. Tentu saja poin itu--terutama untuk Romanisti berkebangsaan Indonesia--amatlah membanggakan hati.

Coba kau baca ini saudaraku: Radja Nainggolan Karena Kucinta Kau Roma

Informasi tambahan tentang Radja Nainggolan yang sedang dalam rangka menunggu kontrak baru di Roma, dari La Gazzetta dello Sport--yang kubaca dari halaman fanpage Indonesia Ultras Roma di fesbuk--bahwa Radja Nainggolan memberikan ultimatum kepada AS Roma. Nainggolan sudah menunggu lebih dari satu tahun untuk perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji 5 juta euro per musim, namun untuk satu alasan lain, AS Roma masih menunda negosiasi kenaikan gajinya, dan bila ia tidak mendapatkan tanda tangan kontrak maka Nainggolan akan mempertimbangkan tawaran klub lain.

Kupikir ultimatum Radja Nainggolan termasuk wajar saja--sebab itu artinya ia merasa digantung nasibnya. Setelah sebelumnya ia telah menolak kontrak kerja sama dengan klub lain--terutama dengan Chelsea. Gaji Nainggolan yang kutahu saat ini di Roma adalah sebesar 3,2 juta euro per tahun, dan bila nanti ada perpanjangan kontrak, sesuai yang dijanjikan, mengalami kenaikan menjadi 5 juta euro.

Menimbang bagaimana kontribusi Radja Nainggolan di Roma, kenaikan gaji menjadi 5 juta euro termasuk biasa saja. Bila kemudian dibandingkan dengan misal berapakah gaji Arturo Vidal di Bayern Munich, yaitu sebesar 10 juta euro per tahun. Lalu berapakah gaji Paul Pogba di Manchester United, yaitu sebesar 13 juta euro per tahun.

Memang bila diperbandingkan dengan berapakah gaji pemain paling tinggi di tanah Italia, yaitu Gonzalo Higuain gajinya sebesar 7,5 juta euro per tahun di Juventus, maka kenaikan gaji 5 juta euro Radja Nainggolan akan menjadi yang kedua tertinggi--sebelumnya yang kedua tertinggi dipegang oleh Daniele De Rossi sebesar 6,5 juta euro per tahun, tetapi di pembaharuan kontrak baru-baru ini, gaji De Rossi mengalami penurunan menjadi 4 juta euro per tahun.

Bila masuk ke dalam sudut pandang klub, maka kupikir sosok Radja Nainggolan ini dalam kacamata bisnis merupakan keuntungan. Adalah aset berharga yang apabila dijual akan mendatangkan pundi-pundi uang yang banyak--di sini maksudnya mengalami keuntungan dengan dulu harga beli Radja Nainggolan dari Cagliari sebesar 18 juta euro. Minimal saat ini harga jual Radja Nainggolan mencapai 40 juta euro.

Kupikir dibutuhkan kebijaksanaan yang brilian dari Manajemen Roma dalam menyikapi masalah Radja Nainggolan ini. Tidak hanya memikirkan keuntungan, melainkan pula memikirkan bagaimana peran Radja Nainggolan dalam skuad Srigala Roma--yang paling penting adalah betapa Radja Nainggolan amat mencintai Roma serta anti Juventus, dipertegas dengan performa konsisten yang bagus. Maka bila aku menjadi manajemen Roma, aku akan mengambil keputusan sebagaimana Rhoma Irama menyambut kegelisahan kekasihnya--Rita Sugiarto--yang sedang menunggu dalam lagu Menunggu dengan tiba-tiba masuk bernyanyi: kini kudatang padamu, senyumlah, sambutlah kedatanganku.

"Sekian lama aku menunggu untuk kedatanganmu. Bukankah engkau telah berjanji kita jumpa di sini. Datanglah, kedatanganmu kutunggu. Telah lama, telah lama kumenunggu," Rhoma Irama feat Rita Sugiarto.


Source: Football Italia, La Gazzetta dello Sport
Image: Forzaroma.info

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon