Friday, June 2, 2017

Tentang Mohamed Salah dalam Istighfar

Tentang Mohamed Salah
Tentang Mohamed Salah. Ia adalah pemain berkebangsaan Mesir. Ia lahir pada tanggal 15 Juni 1992. Sebagai pemain sepakbola, ia merupakan gelandang sayap agresif yang menarik, ia mendapatkan julukan 'Messi dari tanah Mesir'. Dan tahukah kau bagaimana nama lengkapnya, begini: Mohamed Salah Ghaly.

Mohamed Salah merupakan talenta yang paling bersinar milik sepakbola Mesir, bahkan kupikir ia merupakan pemain yang paling cemerlang di tanah Arab dan atau di benua Afrika. Bagaimana Mohamed Salah memainkan sepakbola--seperti yang terekam di pikiranku saat Mohamed Salah bermain untuk AS Roma--adalah ini: Ya Salah Allah Allah Allah.

Mohamed Salah menghabiskan karir mudanya bersama El Mokawloon Sporting Club--sebuah klub di tanah kelahirannya Mesir. Kemudian pada tahun 2010, ia membuat debut senior bersama El Mokawloon. Bersama El Mokawloon, Mohamed Salah terus mengibarkan namanya dalam ketenaran--paling tidak di tanah kelahirannya Mesir. Hingga pada tahun 2012, sebuah klub di tanah Swiss, setelah memantau Mohamed Salah sebelum-sebelumnya, FC Basel berhasil mendaratkan Mohamed Salah di daratan Eropa--di tanah Swiss. Mohamed Salah bermain bersama FC Basel dari tahun 2012 sampai tahun 2014. Pada tahun 2014, sebuah klub besar di tanah Inggris, yaitu Chelsea, mengabarkan bahwa telah mencapai kesepakatan untuk mendaratkan Salah di Stamford Bridge dengan harga transfer mencapai 11 juta pound--Salah merupakan pemain Mesir pertama yang bermain untuk Chelsea. Di Chelsea, pada saat itu, Mohamed Salah mesti berjuang dalam skuad glamour Chelsea arahan Jose Mourinho. Setelah berhasil mencatatkan 10 pertandingan dan mencetak 2 gol bersama Chelsea, pada bulan Februari 2015 Mohamed Salah dipinjamkan ke Fiorentina--sebuah klub di tanah Italia--untuk mendapatkan jam main reguler lebih sering. Kedatangan Mohamed Salah di Fiorentina, telah berpengaruh besar bagi Fiorentina, mencetak gol dan menampilkan performa yang bagus bersama Fiorentina dalam segala kompetisi: Serie A, Coppa Italia dan Liga Europa.

Musim pertamanya di tanah Italia, Mohamed Salah telah berhasil membangun reputasi yang bagus dari bagaimana cara ia memainkan sepakbola bersama Fiorentina--bermain sekitar lima bulanan. Hingga di bursa transfer musim panas 2015, sebuah klub dari ibu kota Italia, yaitu AS Roma, tertarik untuk melabuhkan Mohamed Salah di kota Abadi. Dan Giallorossi berhasil menjadikan Mohamed Salah sebagai Gladiator Roma--Gladiator pertama dari tanah Mesir--dengan status sebagai pemain pinjaman dari Chelsea, untuk kemudian dipermanenkan statusnya oleh Roma di musim berikutnya dengan biaya transfer mencapai 20 juta euro.

Bagaimanakah Mohamed Salah memainkan sepakbola bersama AS Roma?

Sungguh, saudaraku. Aku mengamatinya secara langsung--paling tidak melalui pertandingan-pertandingan AS Roma yang kutonton secara streaming.

Mohamed Salah adalah gelandang sayap yang cepat. Kupikir kecepatan yang dimiliki oleh Mohamed Salah adalah kekuatan dari Allah. Tidak butuh ahli nuklir untuk menyebutkan ini. "Di tanah Italia, saat ini, tidak ada pemain yang melebihi kecepatan Mohamed Salah." (Asalkan kau nonton sendiri bagaimana Mohamed Salah bermain bola bersama Giallorossi--dan lihat speednya di game PES atau FIFA, lalu perbandingkan dengan pemain lain yang bermain di tanah Italia.)

Bila Mohamed Salah mendapatkan umpan terobosan, kita bisa melihat bagaimana Mohamed Salah berlari, Kecepatan Salah Adalah Kekuatan dari Allah. "Ya Salah, ya Salah... Allah, Allah, Allah."

Bila Mohamed Salah menggiring bola, kita bisa melihat bagaimana tusukan Mohamed Salah menyisir lapangan sampai ke jantung pertahanan lawan, Kecepatan Salah Adalah Kekuatan dari Allah. "Ya Salah, ya Salah... Allah, Allah, Allah."

Ketika Mohamed Salah berlari seolah-olah Allah bersamanya, Kecepatan Salah Adalah Kekuatan dari Allah. Kecepatan Salah ibaratnya tongkat Nabi Musa yang membelah lautan, Salah mampu berlari yang tak sanggup dikejar oleh musuh bagai Nabi Musa dan pengikutnya yang berhasil meloloskan diri dari kejaran Raja Firaun dan pengikutnya.

Maka muncullah kemudian pertanyaan ini. "Apa jadinya bila Mohamed Salah pergi dari Roma?"

Sebelum menjawabnya. Marilah kuberitahukan terlebih dahulu mengenai berita AS Roma terbaru--sampai aku menuliskan konten ini--yang ada sangkut pautnya dengan Mohamed Salah. Aku membaca Football Italia. Dalam berita AS Roma berjudul Salah agrees Liverpool terms? Tayang 2 Juni 2017. Adakah kau ingin tahu isi daripada berita itu. Tidakkah kau penasaran. Inilah dia beberapa pengetahuan yang kutemukan di sana. Marilah kutuliskan kembali di sini.

Beginilah dalam Salah agrees Liverpool terms?

Pertama. Pemain sayap AS Roma Mohamed Salah dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Liverpool dalam sebuah kontrak.

Kedua. Perwakilan Mohamed Salah--orang Mesir ditenggarai agennya yang bernama Abbas--terbang ke London awal pekan ini, dan Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa ia telah menyetujui gaji sebesar 4,5 juta euro per musim untuk Mohamed Salah dengan Liverpool.

Ketiga. Gazzetta dello Sport mengisyaratkan bahwa pemain berkebangsaan Mesir berumur 24 tahun itu telah menyetujui persyaratan dengan Liverpool, akan tetapi kesepakatan kedua klub--antara AS Roma dan Liverpool--belum tercipta masih dalam tahap negosiasi harga untuk pembayaran.

Keempat. AS Roma dilaporkan menginginkan 40 juta euro untuk Mohamed Salah, akan tetapi Liverpool merasa yakin bahwa bisa mendapatkan Mohamed Salah diangka sekitar 35 juta euro ditambah bonus mengingat fakta bahwa AS Roma membutuhkan anggaran--untuk kesehatan klub.

Kelima. Informasi tambahan. Bahwa pada musim ini--2016/2017. Mohamed Salah telah memberikan 19 gol dan 12 assist untuk AS Roma.

Demikianlah.

Maka. Pertanyaan ini. "Apa jadinya bila Mohamed Salah pergi dari Roma?" Bukanlah pertanyaan kosong. Melainkan. Tanda-tanda itu mengarah kepada nyata.

Singkat saja Bung jawabnya: Istighfar lagunya Opick.


"...Halalkan segala cara untuk hidup ini. Nafsu jiwa yang membuncah menutupi mata hati. Seperti terlupa nafaskan terhenti... Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah aladzim," Opick.


Source: Wikipedia, AS Roma, Football Italia

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon