Saturday, June 3, 2017

Sebastian Driussi masih Menunggu Pagi

Sebastian Driussi
Aku membaca Football Italia. Dalam berita AS Roma berjudul Driussi agent: 'Roma opportunity'. Tayang 1 Juni 2017. Sebuah berita yang berkenaan dengan pemain River Plate Sebastian Driussi. Memang nama Sebastian Driussi secara bagaimana ia memainkan sepakbola masih asing di kepalaku, akan tetapi bila namanya dihubungkan dengan AS Roma telah kudengar jauh-jauh hari--dampak bergaul di fesbuk di mana ada satu atau beberapa teman yang sempat menyinggung-nyinggung nama Sebastian Driussi sebagai pemain incaran AS Roma.

Adakah kau ingin tahu isi daripada berita itu. Tidakkah kau penasaran. Inilah dia beberapa pengetahuan yang kutemukan di sana. Marilah kutuliskan kembali di sini.

Beginilah dalam Driussi agent: 'Roma opportunity'

Pertama. AS Roma kelihatannya telah mengalahkan Inter dan klub lainnya untuk mendapatkan bintang muda River Plate Sebastian Driussi, setelah agen Sebastian Driussi berkata. "Peluang bagus."

Kedua. Pada musim ini, Sebastian Driussi telah mencatatkan 18 gol dalam 28 pertandingan kompetitif bersama River Plate, termasuk 3 dari 4 penampilan di Copa Libertadores.

Ketiga. Inter dan Sampdoria merupakan dua klub lainnya yang meminati Sebastian Driussi, akan tetapi menurut Corriere dello Sport bahwa AS Roma telah mencapai kesepakatan harga sekitar 10 sampai 12 juta euro.

Keempat. Agen Sebastian Driussi yang diketahui bernama Gustavo Pedrozo kepada Romanews.eu berkata. "Saat ini tidak ada yang resmi. Ada ketertarikan dari AS Roma dan kami melakukan yang terbaik bagi klub dan pemain. Jelas anak itu melihat AS Roma sebagai klub besar di tingkat internasional dan peluang bagus, namun aku ulangi, saat ini tidak ada yang resmi."

Kelima. Sebastian Driussi adalah pemain berkebangsaan Argentina. Saat ini ia berumur 21 tahun--kelahiran 9 Februari 1996. Bermain untuk River Plate. Posisinya sebagai penyerang--gelandang sayap dan second stiker dan forward.

Demikianlah.

Kupikir memang peluang bagus juga bagi AS Roma sekiranya berhasil mendapatkan Sebastian Driussi. Sebagaimana telah kita tahu bersama bahwa pada musim ini Giallorossi telah kehilangan sosok idola yang amat agung dalam diri seorang Francesco Totti. Sehingga di musim depan dan berikutnya dibutuhkan sosok pemain yang mampu menjadi idola baru.

Dengan tampang yang--bisa dikatakan--ganteng. Dengan kemahiran bermain bola--paling tidak musim ini bersama River Plate, sebagaimana telah disampaikan di atas, Driussi telah mencetak 18 gol dalam 28 pertandingan. Dan masih muda. Maka kupikir. Sebastian Driussi berpotensi untuk menjadi idola baru, demikian tentunya akan bagus bagi kemajuan AS Roma sebagai sebuah perusahaan.

Aku mengamati beberapa video di youtube tentang bagaimana Sebastian Driussi memainkan sepakbola. Terutama mengenai terciptanya gol-gol yang dicetak oleh Sebastian Driussi. Ia terlihat mempunyai tendangan yang keras. Ia terlihat gesit dalam mencari ruang kosong untuk menyambut umpan terobosan. Ia terlihat memiliki kecepatan. Gol-gol yang dicetaknya termasuk menakjubkan. Aku pikir. Sebastian Driussi hampir menyerupai--atau paling tidak--mendekati penyerang Argentina Sergio Aguero. Dari beberapa adegan, terlihat juga seperti Stephan El Shaarawy. Akan tetapi, lebih tepatnya, ya itu tadi: hampir mirip-mirip Sergio Aguero.

Aku membayangkan seandainya Sebastian Driussi resmi menjadi Gladiator Roma. Tercantumlah kemudian di skuad AS Roma nama Sebastian Driussi. Maka anak-anak yang hobi main PS, akan tahu Sebastian Driussi--kupikir perkembangan dunia PS saat ini demikian maju dengan hampir seperti pada kenyataannya di dunia realita secara visual. Dan sang anak, tiba-tiba merasakan kenikmatan memainkan Sebastian Driussi, lambat laun, ia pun jadi mengidolakan sosok Sebastian Driussi, yang demikian menjadi sinyalemen bahwa pastilah selanjutnya ia menjadi salah satu orang yang mencintai AS Roma. Begitu--sekedar gambaran contoh saja dari makna IDOLA BARU yang kumaksud dalam tulisan ini. 

Akan tetapi, di sini, patutlah diingat kembali, bahwa sebagaimana diutarakan oleh agen Gustavo Pedrozo. "Saat ini tidak ada yang resmi."

Itu artinya saudaraku. Mengenai Sebastian Driussi, hingga aku menuliskan konten ini, masih belum resmi menjadi Gladiator Roma. Ibaratnya masih menunggu pagi.


"Entah kapan malam berhenti. Teman, aku masih menunggu pagi," Peterpan.


Source: Football Italia

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon