Friday, June 23, 2017

Mengikhlaskan Mohamed Salah resmi ke Liverpool

Mohamed Salah Resmi ke Liverpool
Bagaimanapun, Mohamed Salah telah resmi ke Liverpool, dengan mahar sebesar--diperkirakan--mencapai 39 juta pound--bukan dalam euro--berdasarkan dari berita-berita yang kubaca dari tanah Inggris. Dan tahukah kau saudaraku, bahwa biaya transfer Mohamed Salah dari Roma ke Liverpool sesungguhnya telah memberikan keberkahan--khususnya--bagi Roma.

Aku membaca Football Italia. Dalam berita berjudul Salah transfer breaks records. Tayang 22 Juni 2017. Silahkan jika kau mau anggap di sini ibaratnya aku sebagai penyiar berita di televisi tapi tolong jangan kau bayangkan Jeremy Teti. Pemirsa. Mohamed Salah penyerang sayap kanan Roma telah resmi berlabuh ke Liverpool, dana transfer yang mencapai 50 juta euro telah membuat rekor baru bagi Roma dan Liverpool, terutama bagi Roma dalam proses transfer itu telah meraup keuntungan sebesar 29, 3 juta euro.

Rinciannya begini. Biaya awal sebesar 42 juta euro ditambah bonus sebesar 8 juta euro, sehingga totalnya biaya transfer mencapai 50 juta euro.

Biaya transfer itu membuat Mohamed Salah menjadi penjualan yang paling besar yang telah dilakukan oleh Roma, mengalahkan rekor penjualan terbesar sebelumnya yaitu saat menjual Erik Lamela ke Tottenham Hotspur yang mendapatkan mahar sebesar 35 juta euro, yang terjadi pada Agustus 2013.

Berdasarkan laporan Calcio E Finanza. Penjualan Mohamed Salah ke Liverpool, telah membuat Roma meraup keuntungan sebesar 29, 3 juta euro. Dulu Mohamed Salah dibeli Roma dari Chelsea dengan rincian begini: 5 juta euro untuk pinjaman pada musim panas 2015, kemudian mempermanenkan Salah dengan membayar 15 juta euro pada tahun 2016, jadi dulu totalnya Roma membeli Salah dari Chelsea mencapai 20 juta euro.

Selain daripada itu, selain menghadirkan keuntungan yang besar bagi Roma secara materi, pun membantu Roma dalam menyeimbangkan financial fair play yang bertenggat waktu 30 Juni 2017.

Selain daripada itu, penjualan Salah pun merupakan penjualan yang paling menguntungkan yang telah dilakukan Roma, setelah penjualan Miralem Pjanic ke Juventus sebesar sekitar 28 juta euro dan Marquinhos ke Paris Saint-Germain sebesar sekitar 27 juta euro. Maksud keuntungan di sini adalah keuntungan secara pundi-pundi uang--bukan pundi-pundi prestasi, sekedar mengingatkan saja. Sementara bagi Liverpool, penandatanganan Mohamed Salah adalah yang terbesar, setelah sebelumnya ada nama Andy Carroll seharga 35 juta pound--bukan dalam euro.

Demikianlah sekilas info.

Memang. Akan tercipta kecemasan dengan kepergian Mohamed Salah ke Liverpool--selain tadi mendatangkan kebahagiaan berupa pundi-pundi uang. Bagi orang-orang yang mencintai Roma, tentu saja.

Kita sudah sama-sama tahu bagaimana kontribusi Mohamed Salah bagi Roma, paling tidak catatan musim kemarin, menurut catatan yang kutemukan: Mohamed Salah telah mencatatkan 19 gol dan 15 assist untuk Roma musim 2016/2017.

Ini akan menjadi kerugian secara taktikal, aku menduga benarlah itu. Ini akan meninggalkan lubang yang dalam khususnya bagi serangan Roma, sungguh aku setuju dengan pemikiran itu. Ini akan menyebabkan Roma makin susah untuk meraih gelar scudetto di musim yang akan dijelang, nah untuk pemikiran yang satu ini, tunggu dulu, tidak sesederhana itu, sebab sebagaimana apa yang telah diucapkan oleh direktur olahraga Monchi, bahwa jika ada pemain kunci yang pergi maka yang mengganti profilnya haruslah punya kompetensi--di sini bertujuan untuk menjadi penambal lubang yang telah ditinggalkan oleh Mohamed Salah.

Sebagai salah satu penggemar AS Roma, tidak kupungkiri bahwa kepergian Mohamed Salah telah menciptakan kegalauan juga di hatiku. Namun aku masih tetap percaya kepada Roma, dalam hal ini kepada direktur olahraga Monchi dan pelatih Di Francesco, bahwa kepergian Salah ke Liverpool bukan berarti Roma tidak akan berjaya di musim yang akan dijelang. Kita lihat saja apa yang terjadi di masa depan. Kita berdoa saja yang terbaik. Baik yang terbaik bagi Roma, maupun terbaik bagi Salah di Liverpool, dengan itu aku sudah mengikhlaskan Mohamed Salah untuk tidak menjadi Gladiator Roma lagi.

Ya Salah... Allah, Allah, Allah--Ini akan menjelma menjadi sebuah kerinduan.


Source: Football-Italia
Image: Liverpool Echo

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon