Tuesday, June 13, 2017

Menafsir permainan Roma di bawah arahan Eusebio Di Francesco

Menafsir permainan Roma di bawah arahan Eusebio Di Francesco
Aku mencoba menafsir permainan roma di bawah arahan Eusebio Di Francesco. Terbayang sepakbola Roma menggunakan skema permainan 4-3-3. Dibutuhkan sosok winger yang agresif. Dibutuhkan penyerang murni yang fox in the box. Dan lini tengah yang elegan. Sementara untuk sistem pertahanan, adalah mereka yang faham bagaimana bermain dalam format empat bek sejajar, dipertegas dengan kiper yang bersedia sigap dalam situasi one on one.

Tidak ada masalah dengan kiper. Sedikit ada masalah di pos bek jika Roma salah dalam mengambil keputusan untuk pengganti Rudiger, dan bagusnya berhasil mengganti peran Peres di bek kanan semisal dengan Karsdorp.

Tidak ada yang lebih elegan di tanah Italia daripada gelandang tengah milik Roma dalam bentuk roda becak: De Rossi, Strootman, Nainggolan.

Untuk trisula di depan. Dzeko sebagai penyerang murni adalah jaminan bermutu. Sementara winger agresif, bila Salah tiada di kanan maka jangan salah segeralah beli Thauvin atau Jose Heriberto, dan bagusnya mendatangkan Alejandro Gomez untuk di sebelah kiri--tapi aku masih ragu apakah Perotti yang harus pergi apakah El Shaarawy. Di pos penyerangan ini, jika berhasil didapatkan, nama seperti Defrel bisa saja menjadi hulk bagi Roma dalam instruksi Di Francesco.

#DiniHariTibaTibaTurunHujanDanAkuTibaTibaKepikiranUtkMenulisStatusDemikian
#OpiniTanpaKonsepMengalirSajaBuatHiburan :D

 Tayang pertama kali di fesbuk dini hari tadi--13 Juni 2017.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon