Tuesday, June 13, 2017

Eusebio Di Francesco resmi sebagai pelatih baru Roma jangan didebat dulu

Eusebio Di Francesco resmi sebagai pelatih baru Roma
"Aku amat senang bisa kembali ke Roma, melatih klub yang bagiku memiliki sarat makna. Kepada Presiden Palotta dan semua direktur, aku ucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan ini. Aku akan berupaya dengan mengerahkan segala kemampuan terbaik untuk memastikan tim mendapatkan prestasi yang layak diraih," demikian adalah kata-kata Eusebio Di Francesco saat AS Roma mengumumkan telah resmi menunjuknya sebagai pelatih baru Roma--sebagaimana dikutip dari laman resmi AS Roma dalam artikel berjudul Eusebio Di Francesco Pelatih Baru Roma tayang 13 atau 14 Juni 2017.

Beberapa teman--termasuk juga aku--sekitar beberapa hari sebelum pengumuman resmi itu, ada yang sudah merasa yakin bahwa kuat kemungkinan--berdasarkan pemberitaan di media-media--Eusebio Di Francesco akan menjadi pelatih Roma menggantikan Luciano Spalletti yang pindah ke Inter. Dan benarlah. Kini telah ada pengumuman resmi, bahwa AS Roma telah menunjuk pelatih baru Roma adalah Eusebio Di Francesco.

Berdasarkan pengamatanku di fesbuk--di mana aku banyak berteman dengan saudara-saudaraku sesama romanisti--ada beberapa teman yang merasa ragu akan keputusan ini: memilih Eusebio Di Francesco sebagai pelatih baru Roma. Akan tetapi sebagian besar, merasa optimis bahwa Roma bisa meraih prestasi yang baik di bawah arahan pelatih Eusebio Di Francesco, termasuk salah satunya yang berada di golongan ini adalah aku. Aku pribadi merasa yakin bahwa Eusebio Di Francesco adalah orang yang tepat saat ini untuk melatih Roma.

Di mana keyakinanku itu timbul sebelum aku tahu bahwa Presiden James Palotta berkata begini. "Saat kami mendiskusikan calon ideal untuk melatih Roma, kami menginginkan seseorang yang bisa mengerahkan kemampuan terbaik para pemain Roma di skuad utama, dan mampu membimbing para pemain muda berbakat dari akademi kami. Direktur olahraga Monchi menyebutkan nama Eusebio Di Francesco. Dan dengan gaya bermainnya, kami merasa yakin bahwa Eusebio Di Francesco cocok untuk Roma."

Apa yang dikatakan oleh Presiden James Palotta, menurut sudut pandangku, adalah konsep yang bagus--dan menjurus ideal--untuk klub Roma. Yang berhubungan dengan figur ideal pelatih Roma yang baru. Ini akan menjadi sebuah perjudian, bisa dikatakan tidak salah. Namun disebut sebagai langkah yang terpuji juga, bisa dianggap benar, sebab keputusan didasari oleh bagaimana seorang pelatih Eusebio Di Francesco memainkan gaya permainan--di mana yang menjadi tolak ukurnya barangkali adalah saat Di Francesco melatih Sassuolo.

Dan hal tersebut, dipertegas juga dengan adanya unsur sejarah di antara Roma dan Eusebio Di Francesco, di mana dulu Eusebio Di Francesco adalah mantan pemain AS Roma--berkarir selama empat musim di Roma dari tahun 1997 sampai musim panas tahun 2001, dan Eusebio Di Francesco adalah anggota skuad Roma saat meraih kejayaan Scudetto musim 2000/2001. Itu artinya, percaya tidak percaya, bagaimanapun juga, telah ada darah juara bersama Roma dalam diri seorang Eusebio Di Francesco. Sebagai penggemar AS Roma, aku ingin mengatakan ini kepada pelatih Di Francesco. "Saat ini tiba giliran Roma kau bantu menjadi juara Serie A sebagai pelatih."

Adapun, beberapa teman yang merasa ragu terhadap Eusebio Di Francesco sebagai pelatih baru Roma, aku pun merasa mengerti. Bagaimanapun juga, tidak bisa dipungkiri, bahwa sebagai seorang pelatih, Di Francesco hanyalah mantan pelatih Virtus Lanciano, Pescara, Lecce, dan Sassuolo. Belum ada prestasi dalam bentuk yang megah, seperti pernah membawa klub-klub yang ditanganinya itu meraih gelar bergengsi juara Coppa Italia atau Scudetto atau Piala Champions. Di mana, gelar-gelar itulah--paling tidak juara Coppa Italia dan Scudetto--yang amat dirindukan oleh orang-orang yang mencintai Roma.

Namun, bagaimanapun juga, jika kita berdebat mengenai hal tersebut, bisa jadi kita termasuk kepada golongan orang-orang yang tidak bijaksana. Maka dari itu mendingan jangan berdebat dulu. Marilah kita--sebagai orang-orang yang mencintai Roma--mendukung sepenuhnya AS Roma berada di bawah arahan pelatih baru Eusebio Di Francesco.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon