Thursday, June 1, 2017

Ajari Aku Tuhan jika Rudiger benar-benar pergi

Ajari Aku Tuhan jika Rudiger benar-benar pergi
Kini, saudaraku. Hampir semua orang di kampungku tahu kalau bek idolaku adalah Antonio Rudiger. Telah aku beritahukan kepada mereka saat aku sedang ada kesempatan untuk mengutarakannya--terutama ketika aku bertemu dengan kebanyakan dari mereka di warung seberang rumahku, dalam kepentingan aku untuk membeli sebatang roko jarcok. Bahkan, aku sempat berkhotbah di rental PS terdekat. "Wahai kalian pemain PS, bek idolaku adalah Toni, Ich bin Rudiger, lawan Roma pastilah kau sulit untuk menerobos pertahanan AS Roma."

Betapa Toni telah menjelma menjadi sosok idola di mataku, pernahlah aku ceritakan ditulisan terdahulu, tapi marilah kucoba ingatkan kembali: karena Toni di luar lapangan orangnya dermawan suka nyumbang dan menghormati legenda seperti Totti; sementara di dalam lapangan lihatlah bagaimana ia memainkan sepakbola sebagai seorang bek yakni kuat, liat, serta memiliki kecepatan.

Tidak pernah kubayangkan bahwa Toni akan pergi dari Roma, sebab beberapa informasi sebelumnya telah menyiratkan--atau bahkan menyuratkan--bahwasanya Toni terlihat bahagia bermain di Roma. Sehingga kuberpikir Toni bakalan aman tetap bertahan di Roma. Akan tetapi aku lupa, bahwa dalam sepakbola, bukan hanya sekedar sudut pandang seorang pemain saja, melainkan ada pula sudut pandang klub.

Coba kau baca ini saudaraku: Antonio Rudiger bahagia di Roma demikian kata-kata saudara lelaki Toni membantah tawaran penting Inter

Aku membaca Football Italia. Dalam berita AS Roma berjudul Rudiger accepts Inter? Tayang 31 Mei 2017. Berita tentang Rudiger inilah kemudian yang bikin hatiku bimbang sebab terbayang Toni sepertinya akan benar-benar pergi dari Roma.

Adakah kau ingin tahu isi daripada berita itu. Tidakkah kau penasaran. Inilah dia beberapa pengetahuan yang kutemukan di sana. Marilah kutuliskan kembali di sini.

Beginilah dalam Rudiger accepts Inter?

Pertama. Antonio Rudiger dikabarkan telah menerima kepindahan ke Inter, akan tetapi AS Roma menginginkan biaya transfer sebesar 40 juta euro untuk Toni.

Kedua. Pada bursa transfer musim panas ini, Inter sedang dalam rangka memperkuat pertahanan mereka, dan Antonio Rudiger bek AS Roma berkebangsaan Jerman telah berulang kali dikaitkan dengan Nerazzurri.

Ketiga. Saat ini FCInterNews telah memberitakan bahwa sesudah kontak dengan perantara, Antonio Rudiger secara informal menyetujui kontrak lima tahun dengan gaji sebesar 3 juta euro per musim.

Keempat. Akan tetapi. Direktur olahraga Roma Monchi menuntut harga transfer sebesar 40 juta euro untuk Toni, sedangkan Inter hanya akan memberikan penawaran sebesar 30 juta euro.

Kelima. Ada kemungkinan untuk mempermulus langkah mendapatkan bek Roma Antonio Rudiger, Inter akan memasukan Geoffrey Kondogbia ke dalam kesepakatan.

Demikianlah.

Kau harus mengerti perasaanku, saudaraku. Tidak kupungkiri, untuk yang kesekian kalinya, bahwa aku adalah salah satu Toni Lovers. Bisa kau bayangkan bagaimana perasaanku manakala kumembaca berita itu. Dag dig dug der. Tak sanggup aku membayangkan jika Toni benar-benar pergi.

Belum pasti memang. Belum ada kata resmi di sana. "Tenang, tenang, harap tenang!"

Tetapi saudaraku. Kelihatannya aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri bahwa tidaklah bisa aku tenang menyikapinya. Di kepalaku kini jadi telah terbayang bagaimana jadinya jika Toni benar-benar pergi. Aku curiga, saban malam aku bakalan bernyanyi Ajari Aku Tuhan Zaskia Gothik. Bagai seseorang yang baru ditinggal pergi jantung hati. Kupergi ke warung sembari bernyanyi Ajari Aku Tuhan dengan langkah lunglai. Bahkan, di rental PS, dengan lemah lesu seperti orang yang sedang berpuasa, ketika menunggu giliran bermain, kubernyanyi pula Ajari Aku Tuhan.


"Ajari aku Tuhan bagaimana caranya agar dapat kulupakan dia. Aku tak ingin tersiksa karena dia tak kan bisa kembali kepadaku. Ajari aku Tuhan bagaimana caranya menghapus semua kenangan indah. Sudah aku relakan sudah aku ikhlaskan namun masih terbayang," Zaskia Gothik.


Mana saudara lelaki Toni, mana?


Source: Football Italia

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon