Monday, May 22, 2017

Selamat Scudetto della Juve, Musim Depan Roma, Andilau

Ketika pekan ke 37 Liga Italia Serie A 2016/2017 Juventus vs Crotone akan digelar, aku telah bersiap dalam aksi menggelar tikar--rencananya aku mau menonton petandingan itu secara streaming. Pertandingan itu bisa menjadi penentuan gelar Scudetto, jika Juventus berhasil menang maka Scudetto della Juve.

Berdasarkan itulah kemudian. Aku sebagai penggemar AS Roma. Berharap semoga Juventus tersungkur di kandang sendiri, kalah oleh Crotone. Bahkan sejam sebelum kick off dimulai aku sempat sampai mengumbar janji terlebih dahulu di akun fesbukku: percayalah kepadaku, saudaraku. jika juventus sampai kalah pada pertandingan ini maka kuberjanji akan bernyanyi andilau.

Sebetulnya malam itu performaku sedang tidak bagus: kurang tidur karena sedang kepikiran seseorang yang telah seminggu lebih tidak update-upadate status di fesbuk--aku lelaki jones yang sedang dalam situasi mengagumi perempuan cantik sekali belakangan ini. Tidur subuh hari tetapi bangun masih pagi. Dan kemudian terjaga menanti kehadiran bidadari hati di jagat ini--fesbuk. Tibalah kemudian malam hari. Waktu Indonesia Barat pertandingan Juventus vs Crotone kick off jam delapan malam.

Aku membayangkan diriku ini sebagai ibaratnya perwakilan dari AS Roma untuk memantau situasi yang terjadi secara langsung di Juventus Stadium. Padatlah kulihat isi stadion, dengan orang-orang yang mengibarkan bendera belang kuda zebra, mereka bagai optimis bahwa Juventus akan menasbihkan gelar scudetto pada pertandingan ini.

Jika Juventus Scudetto musim ini maka demikian adalah gelar scudetto enam kali berturut, dan demikian pun menjadikan Juventus menciptakan sejarah baru di kancah Liga Italia Serie A. Di mana, rekor sebelumnya, adalah scudetto lima kali berturut yang dicatatkan oleh: Juventus pada tahun 1931-1935, Torino pada tahun 1943-1949, dan Inter pada tahun 2006-2010--tapi pada tahun 2006 gelar scudetto yang didapat Inter adalah imbas dari skandal calciopoli yang melanda Juventus.

Kick off pun dimulai. Juventus vs Crotone. Aku sudah dibikin lemas nonton ketika pertandingan baru berjalan sekitar '13 menit, ketika Mario Mandzukic sukses menciptakan gol. Lesulah sudah diriku ini ketika Paulo Dybala menciptakan gol cantik lewat tendangan bebas indah pada menit '39. Dua kosong Juventus memimpin di babak pertama. Selanjutnya, aku jadi tidak bergairah menontonnya lagi. Aku putuskan untuk mendingan makan midog: mie campur telur dibikin persis spaghetti--serius.

Pertandingan aku cek kembali ketika babak kedua hampir selesei, dan skor, Juventus malah menambah gol, jadi tiga kosong. Hasil Akhir: Juventus 3 vs 0 Crotone. Aku pun langsung update status di fesbuk.

malam ini aku agak demam.

FT Juventus 3 vs 0 Crotone

JUVENTUS SCUDETTO.

#DiperparahDenganHatiMerasaTidakDianggapMelati
#SeriusKepalaKunangDanHatiGersang

Beberapa teman--teman sesama romanisti--di fesbuk memberi ibaratnya tepukan untuk aku agar tetap semangat, yang pada intinya, masih ada musim depan untuk Scudetto della Roma bisa tercipta--membacanya aku serasa mendapatkan pelukan kasih sayang dari sahabat yang baik hati. Musim ini biarlah, Selamat Scudetto della Juve.


"Andilau. Andilau. Andilau. Antara dilema dan galau. Cinta berantakan merusak pikiran. Kuharus bagaimana?" Siti Badriah.


Sumber foto: Panorama

Comments
2 Comments

2 komentar

Mudah mudahan Roma matahin dominasi Juve dalam perebutan Scudetto.. lama2 bosen juga juve mulu hehe

Haha Iyaaaaaa

Aamiiiinnnn hehehehe :D


EmoticonEmoticon