Thursday, May 4, 2017

Daniele De Rossi jangan kau pergi dari Roma

Daniele De Rossi, setelah Francesco Totti, ia adalah Pangeran Roma. Semua di Roma tahu itu. Semua di Italia tahu itu. Hampir semua di dunia mengetahui hal itu. Hanya yang tidak suka nonton bola berkelas dunia yang tidak mengetahui hal itu. Ketahuilah saudaraku, Daniele De Rossi adalah nama besar seorang gelandang tengah yang lahir dari akademi muda AS Roma.

Daniele De Rossi. Ia merupakan pemain berkebangsaan Italia. Saat ini ia berumur 33 tahun--kelahiran 24 Juli 1983. Lahir di kota Roma. Ia mengawali karir mudanya di akademi muda AS Roma setelah bakatnya terendus dari klub lokal Ostiamare.

Daniele De Rossi mengalami perkembangan impresif di skuad muda AS Roma, saat masih berusia 18 tahun ia membuat debut bersama tim utama AS Roma pada tahun 2001 dalam laga melawan Anderlecht di Liga Champions. Gol pertamanya tercipta pada Mei 2003, saat ia membuat debut Serie A melawan Torino, dan setelah itu karirnya meningkat sukses di lapangan menjadi Gladiator Roma.

Daniele De Rossi menjelma menjadi figur penting di lini tengah skuad utama AS Roma. Bersama AS Roma, ia berhasil membawa Serigala Roma menjuarai Coppa Italia pada tahun 2006 dan tahun 2008, serta Piala Super Italia pada Agustus 2007. Mengenai gelar Scudetto, baginya masihlah berupa mimpi, trophi yang sejauh ini belum ia rasakan.

Di AS Roma, Daniele De Rossi merupakan pemain yang betapa pentingnya. Ia mempunyai jiwa kepemimpinan seorang Gladiator Roma yang dicintai Romanisti, kapten kedua setelah Francesco Totti.

Sebagai seorang gelandang tengah, Daniele De Rossi mempunyai fleksibilitas, ia bisa bermain jadi gelandang bertahan, bahkan bisa juga ditempatkan sebagai bek tengah. Ia mempunyai gaya main seorang Anchor Man. Ia bisa dikatakan sebagai tipe pemain gelandang jangkar. Berperan untuk menjaga pertahanan di awal-awal ketika lawan datang menyerang, boleh dikatakan tipe pemain Anchor Man adalah orang pertama yang memutus serangan lawan. Ditambah pula, ia pun ditunjang kemampuan Enforcer, yaitu kemampuan Man Marking yang bagus--ketat bikin frustasi lawan. Sebagai gelandang bertahan The Destroyer, Daniele De Rossi adalah nama besar.

Bukan hanya sebagai tukang jagal serangan lawan ia memberikan kedamaian untuk sistem pertahanan mula-mula, melainkan Daniele De Rossi ditunjang pula dengan kualitas teknik yang tinggi: ia pun maestro dalam umpan lambung akurat, dan juga bola-bola mati.

Terlihat jelas saat Daniele De Rossi sedang bermain di lapangan, ia seperti selalu mempunyai Fighting Spirit. Ia mempunyai amarah positif yang terkandung di dalam dadanya, seolah roh Serigala Roma telah bersemayam di dalam jiwanya. Ketika ia tampil dengan perawakan brewok, demikian semakin mempertegas kebringasan yang bikin tim lawan soak. Dan itulah juga, yang kemudian bisa mengangkat mental teman-temannya di tengah lapangan: dengan teriakan, dengan tepukan tangan.

Aku membaca Football Italia. Dalam berita berjudul Roma push for De Rossi renewal dan Inter make De Rossi contact. Tayang 1 Mei 2017 dan 3 Mei 2017. Berkenaan dengan situasi kontrak Daniele De Rossi di Roma dan upaya Inter untuk mendapatkan Daniele De Rossi.

Baiklah. Supaya terang terbayang. Terlebih dahulu akan kutulis ulang tentang beberapa pengetahuan yang kudapatkan dari kedua berita itu. Beginilah dalam Roma push for De Rossi renewal dan Inter make De Rossi contact.

Pertama. Sampai saat ini Daniele De Rossi masih dalam proses pembaharuan kontrak bersama Roma.

Kedua. Sky memberitakan, Inter telah melayangkan tawaran kontrak kepada Daniele De Rossi selama dua tahun dengan gaji sebesar 5,5 juta euro per musim.

Ketiga. Roma awalnya menawarkan perpanjangan kontrak pada Daniele De Rossi selama satu tahun dengan gaji sebesar 3 juta euro per musim. Akan tetapi, karena adanya minat Inter kepada Daniele De Rossi, dikabarkan bahwa Roma menaikkan tawaran kontrak menjadi satu tahun terdapat opsi tahun kedua dengan gaji sebesar 4 juta euro per musim.

Keempat. Gazzetta dello Sport memberitakan bahwa Inter mencari seorang pemimpin di ruang ganti, dan Daniele De Rossi merupakan pilihan Nerazzurri.

Kelima. Akan menjadi langkah yang spektakuler bilamana Inter berhasil mendapatkan Daniele De Rossi dari Roma--yang notabene Daniele De Rossi merupakan pemain yang telah menikmati seluruh karir seniornya di Roma, membuat total 415 penampilan sejak 2001.

Demikianlah. Sekarang marilah kucoba untuk membayangkan menjadi seorang Daniele De Rossi dalam situasi yang tersaji di atas--sesuai dengan kabar berita itu. Dilema serta merta menghampiriku saudaraku. Di satu sisi tentulah aku amat mencintai AS Roma, tetapi di tempat lain seperti ada yang lebih menghargai potensiku dalam bermain bola. Kusadari umurku tidaklah semuda dahulu kala, kuakui kini usiaku memasuki masa tua sebagai seorang pemain bola. Akan tetapi, Roma sudah merasukiku di hati. Jauh di lubuk hatiku terdalam, Serigala Roma telah bersemayam.

"Kau berikan keindahan. Kau berikan kedamaian. Oh, jangan kau pergi lepaskan semua kenangan ini dariku. Hanyalah waktu yang dapat menjawab semua ini untukku. Berjanjilah. Berjanjilah. Oh, cinta," Wayang.


sumber tulisan: AS Roma, Football Italia, Wikipedia
sumber foto: The Sun

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon