Saturday, April 8, 2017

Tentang Giannelli Imbula yang Jangan Datang Malam Ini

Aku membaca postingan Indonesia Ultras Roma di fesbuk: telegraph.co.uk, Roma tertarik pada Giannelli Imbula dari Stoke City. Peminat lain Marseille dan Juve.

Tidak lama kemudian. Aku pun tertarik untuk segera mencari tahu lebih dalam mengenai Giannelli Imbula. Inilah tentang Giannelli Imbula yang kutemukan.

Giannelli Imbula Wanga--demikian adalah nama lengkapnya, sementara nama lahirnya adalah ini: Gilbert Imbula. Ia merupakan pemain sepakbola berkebangsaan Perancis tapi lahir di Belgia--tempat lahir di Vilvoorde, Belgia. Saat ini ia berumur 24 tahun--kelahiran 12 September 1992. Saat ini ia bermain untuk Stoke City--klub sepakbola di tanah Inggris.

Giannelli Imbula mengawali karir senior sepakbolanya bersama Guingamp--salah satu klub di Perancis--pada bulan Oktober 2009--itulah debut profesionalnya setelah mengalami proses perkembangan di tim muda Guingamp. Dari tahun 2009 sampai tahun 2013, ia bermain untuk Guingamp--pada musim 2010/2011 ia telah membantu Guingamp promosi ke Ligue 2.

Talentanya terendus oleh klub di Ligue 1 yakni Marseille pada tahun 2013, lantaran prestasi Giannelli Imbula--yang menjadi figur penting di Guingamp--yang berhasil menghantarkan namanya menjadi Player of the Year Award di Ligue 2. Marseille pada saat itu membeli Giannelli Imbula dengan dana transfer sebesar 7 juta euro. Di Marseille, Giannelli Imbula bermain sampai tahun 2015.

Pada musim panas 2015, klub dari tanah Portugal yakni FC Porto membelinya dari Marseille dengan dana transfer sebesar 20 juta euro. Giannelli Imbula, hanya tujuh bulan bermain bersama FC Porto, setelah itu ia bergabung bersama klub di tanah Inggris Stoke City dengan dana transfer 18,3 juta pound--kalau yang ini dalam pound bukan dalam euro. Bagi Stoke City, demikian termasuk kepada Top Transfer.

Setelah kutelusuri mengenai data dirinya, aku pun kemudian tertarik untuk melihat aksinya bermain bola dalam beberapa video di youtube. Berikut hasil pengamatanku.

Giannelli Imbula dalam bermain bola, ia berposisi sebagai gelandang tengah: CMF, dan DMF. Kalau aku perhatikan, kalau dihubungkan dengan AS Roma, seperti terdapat kesamaan antara Giannelli Imbula dengan Kevin Strootman. Aku curiga ketertarikan AS Roma pada Imbula merupakan bagian dari langkah antisipasi kehilangan Strootman di musim depan--sebagaimana kita tahu bersama bahwa Kevin Strootman santer terdengar diincar oleh Inter Milan.

Terlihat Giannelli Imbula seperti bisa mengatur tempo permainan guna membangun serangan dari tengah: itu artinya ia mempunyai kualitas teknik bagai seorang Talisman. Selain juga, amat memungkinkan--dengan kualitas fisiknya--untuk bisa membaca permainan serangan lawan dan mengantisipasinya agar dapat dicegah sedari tengah manuver serangan lawan itu. Kupikir Giannelli Imbula seperti Kevin Strootman menurut Van Marwijk, sebagai gelandang tengah tidak terlalu konservatif dan tidak pula ofensif, bagai perpaduan Nigel de Jong dan Rafael Van der Vaart.

"Kau datang mengejutkan diriku. Menikam hatiku, detak jantungku. Sesungguhnya ku tak inginkan dirimu. Di saat ini, di tempat ini," Padi.

sumber tulisan: wikipedia, 6 Hal Tentang Kevin Strootman
sumber foto: www.independent.co.uk

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon