Monday, April 3, 2017

Mabuk Cinta Pada Edin Dzeko Sang Raja Gol Dalam Satu Musim Roma


Hari ini--minggu tanggal 2 April 2017--aku bahagia sebab dini hari tadi Roma berhasil menang melawan Empoli dua kosong--dalam lanjutan Liga Italia Serie A Giornata 30.

12' - GOAL! ROMA UNGGUL! Sebuah tendangan sudut dari Paredes, dan Dzeko melakukan improvisasi yang cemerlang untuk mengubah arah bola dengan lututnya! Giallorossi unggul terlebih dahulu. 1-0!

58' - GOAL! GOL KEDUA! DAN DZEKO KEMBALI! bola diumpan ke dalam kotak penalti untuk Perotti ke dalam kotak.. Dan Salah memberi umpan untuk Dzeko yang mampu mencetak gol keduanya untuk klinis! 2-0!

Demikian adalah salah satu kutipan laporan pertandingan Roma vs Empoli yang dirilis laman resmi AS Roma--yang tidak aku edit sedikitpun narasi deskripsinya.

Edin Dzeko. Sang Bosanski Dijamant telah mencetak gol kembali brother untuk Roma. Aku turut bahagia untuk diriku sendiri. Aku turut bahagia untuk Roma. Aku turut bahagia untuk Edin Dzeko.

Teristimewa untuk Edin Dzeko. Ternyata brother. Sebagaimana yang dikabarkan oleh laman resmi AS Roma: Di hari Sabtu malam Edin Dzeko mencetak gol ke-33 nya musim ini--berarti dia sekarang memegang rekor klub untuk gol terbanyak yang dicetak dalam satu musim oleh seorang pemain.

Kalau di Italia, sabtu malam. Kalau di Indonesia, minggu dini hari.

Berarti gol kedua Dzeko ke gawang Empoli merupakan gol yang bersejarah bagi Edin Dzeko--pantesan brother, pada pertandingan tersebut, sesudah berhasil menciptakan dua gol untuk Roma, Dzeko tidak main full time melainkan di sekitar menit tujuhpuluhan ia diganti oleh Pangeran Roma Totti, nah sempat tertangkap oleh kamera di bangku cadangan ketika pertandingan usai terlihat Dzeko mengelus-ngelus sepatu bola miliknya seperti gerakan sedang menghilangkan debu. Aku curiga brother, Edin Dzeko bakal menyimpan sepatu bola miliknya itu--yang dipakai Dzeko di pertandingan tersebut.

Grazie Dzeko. Daje Roma. Aku mabuk cinta.

Edin Dzeko telah mencatatkan namanya dalam sejarah Roma sebagai pemecah rekor gol terbanyak dalam satu musim. Yang sebelumnya ditorehkan oleh tiga nama: Volk pada musim 1930/1931, Manfredini pada musim 1960/1961, dan Totti pada musim 2006/2007. Mereka bertiga pada musim masing-masing telah menorehkan 32 gol. Dan di musim ini--2016/2017--Dzeko telah berhasil memecahkan rekor tersebut dengan menorehkan 33 gol dalam satu musim untuk Roma--yang tentu saja masih bisa bertambah torehan gol Dzeko karena musim ini belum berakhir.

Baiklah kucoba untuk memperbaiki terlebih dahulu laporan pertandingan dari laman resmi AS Roma yang pada menit '58 sebagai menit gol kedua Dzeko pada pertandingan lawan Empoli sekaligus torehan gol ke 33 Dzeko untuk Roma--coba deh brother perhatikan, kelihatannya terdapat salah ketik di sana.

58' - GOAL! GOL KEDUA! DAN DZEKO KEMBALI! bola diumpan ke dalam kotak penalti untuk Salah. Dan Salah memberi umpan--melalui sundulan bagai bola rebound--untuk Dzeko yang mampu mencetak gol keduanya menjadikan klinis! 2-0!

Gol tersebut adalah gol ke 23 Edin Dzeko di kancah Liga Italia Serie A sampai pekan ke 30, dan gol ke 33 Edin Dzeko sejauh ini pada musim ini. Gol bersejarah Dzeko di Roma sebagai Sang Raja Gol Dalam Satu Musim Roma.

Kalau kita merunut satu musim ke belakang, yakni ke musim pertama Edin Dzeko bermain di Roma, kupikir kebanyakan dari kita--sesama penggemar Roma--telah melakukan satu kesalahan ini: menyangsikan Edin Dzeko. Okey. Barangkali aku di sini menuduh. Maka dari itu, untuk cari aman, biarlah ambil contoh aku saja sendiri. Jujur, ketika, memasuki musim 2016/2017, saat kudengar kabar bahwa Roma hendak mencari pengganti Edin Dzeko sebagai bomber utama Roma, enampuluh persen aku setuju--dengan alasan bahwa di musim 2015/2016 performa Edin Dzeko di luar ekspektasi.

Atas kesalahan tersebut, setulusnya dari lubuk hatiku terdalam aku minta maaf kepadamu duhai Edin Dzeko. Kini, di musim keduamu di Roma, musim 2016/2017, kau telah membuktikan bahwa kau adalah seorang Bosanski Dijamant yang bertugas untuk membantu Roma meraih kejayaan melalui sumbangsih gol-gol yang dicetak olehmu untuk Roma. Hingga tibalah di giornata 30 lanjutan Liga Italia Serie A kau dinobatkan oleh Roma sebagai pencetak rekor gol terbanyak dalam satu musim. Daje Edin Dzeko!

Sungguh brother. Kini aku mabuk cinta pada Edin Dzeko.

"Aku bahagia. Sekali lagi kujatuh cinta. Hari istimewa karena kau kembali percaya padaku," Iwan Fals.

sumber tulisan: asroma.com
sumber foto: asroma.com

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon