Monday, April 10, 2017

Bukannya Aku Takut Franck Kessie

Tentang Franck Kessie yang menjadi incaran AS Roma sesungguhnya sudah santer terdengar jauh-jauh hari sebelumnya--yang juga senada dengan santernya Chelsea yang amat berhasrat membawa Radja Nainggolan ke tanah Inggris.

Bila kemudian kukaitkan Franck Kessie dengan AS Roma, maka aku jadi teringat akan pertandingan Atalanta vs AS Roma pada pekan ke 13 musim ini yang telah terjadi--di mana skornya Atalanta 2 vs 1 Roma. Dan Franck Kessie menciptakan gol kemenangan bagi Atalanta di menit-menit akhir pertandingan melalui tendangan penalti.

Franck Yannick Kessie merupakan pemain sepakbola berkebangsaan Pantai Gading. Ia saat ini berumur 20 tahun--kelahiran 19 Desember 1996. Ia saat ini bermain untuk Atalanta.

Franck Kessie mengawali karir sepakbolanya--Youth Career--di Stella Club d'Adjame, sebuah klub di kota kelahirannya Ouragahio, Pantai Gading. Dari tahun 2010 sampai tahun 2014. Pada tahun 2014 Franck Kessie promosi ke tim utama Stella Club d'Adjame, dengan mencatatkan sepuluh kali main dan mencetak tiga gol. Setelah itu, pada Januari 2015, ia berangkat ke tanah Italia untuk berlabuh di Atalanta.

Di klub Serie A Atalanta, Franck Kessie menandatangi kontrak berdurasi tiga tahun--pada tanggal 29 Januari 2015. Di awal mula kedatangannya di Atalanta, ia bermain untuk tim Primavera Atalanta--Youth Career. Pada tanggal 18 April 2015, ia dipanggil ke tim utama Atalanta--Senior Career--tapi saat itu belum tercipta debut. Pada tanggal 26 Agustus 2015 ia dipinjamkan ke Cesena--klub di Serie B pada saat itu--dengan proses peminjaman selama satu tahun. Sebagai status pemain pinjaman di Cesena, ia mampu bermain rutin bersama tim utama Cesena: Franck Kessie berhasil mencetak gol profesional pertamanya pada tanggal 31 Oktober 2015, Franck Kessie menjadi starter tak tergantikan dengan mencatatkan telah bermain dalam 37 pertandingan dan mencetak 4 gol bersama Cesena.

Sekembalinya dari masa peminjaman di Cesena, Franck Kessie masuk dalam skuad utama Atalanta dalam arahan manajer Gian Piero Gasperini--pada musim ini yakni pada musim 2016/2017. Ditangan Gian Piero Gasperini pada musim ini, Franck Kessie telah menjadi andalan Atalanta dalam pertandingan demi pertandingan--salah satunya, sebagaimana telah kusaksikan sendiri, pada saat pertandingan Atalanta vs AS Roma di pekan ke 13 musim ini. Dan di Atalanta, ia telah sepakat memperbaharui kontraknya sampai tahun 2021.

Dapat kupastikan Franck Kessie adalah tipe gelandang tengah box to box: dengan posisi main di CMF, atau di DMF--bahkan ia pun bisa dimainkan sebagai CB, dan ada kemungkinan bisa dijadikan sebagai AMF.

Nama besar yang sudah duluan berkibar sebagai contoh gelandang tengah box to box, dua di antaranya adalah: Radja Nainggolan dan Arturo Vidal. Nah, kupikir, secara gaya main, Franck Kessie menyerupai Radja Nainggolan dan Arturo Vidal.

Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu bahwa aku kagum pada permainan Franck Kessie--paling tidak acuan kekagumanku adalah pada saat pertandingan Atalanta vs AS Roma di pekan ke 13. Sebagai gelandang tengah, Franck Kessie terlihat bagus baik dalam melakukan penyerangan maupun dalam membantu pertahanan, ia ditunjang dengan fisik yang prima. Menurutku, Franck Kessie merupakan gelandang tengah yang berenergi.

Akan tetapi, ketika kudengar kabar ketertarikan AS Roma pada Franck Kessie, yang sebelum-sebelumnya sudah santer terdengar bahwa ada kemungkinan manajemen Roma akan menjual Radja Nainggolan demi meraup duit gede buanget atau karena Chelsea yang ditangani Antonio Conte amat kesemsem sama permainan Radja Nainggolan, muncullah kekhawatiran padaku: Radja Nainggolan akan pergi dari Roma--kecuali ke Juventus. Sungguh, dari lubuk hatiku terdalam, bahwa aku tidak rela jika Roma menjual Radja Nainggolan di bursa transfer, aku takut kehilangan Radja Nainggolan di Roma. Walaupun, nanti, misalnya, sebagai penggantinya adalah talenta muda berbakat asal Pantai Gading yang saat ini bermain di Atalanta, yakni Franck Yannick Kessie.

Barangkali situasinya yang bagus begini: Radja Nainggolan yang amat mencintai Roma dan bagai membenci Juventus tetaplah ia di Roma sampai kelak pensiun, dan boleh juga sekiranya di bursa transfer nanti AS Roma menghadirkan Franck Kessie guna menatap kompetisi musim depan.

"Bukannya aku takut akan kehilangan dirimu, tapi aku takut kehilangan cintamu. Mungkin saja saat itu kau mempermainkan aku, seakan kau bisa membalas cintaku," Juliette.

sumber tulisan: wikipedia
sumber foto: dailystar.co.uk

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon