Sunday, March 5, 2017

Tips Mengobati Luka Sementara Akibat Kekalahan Roma

Roma adalah klub yang kucinta. Hiburan tercipta adalah ketika Roma day tiba. Aku tidak peduli jika Roma day harus berlangsung secara live streaming pokoknya aku harus menontonnya, itu artinya kuharus berjuang sebelumnya untuk bisa ngisi kuota. Hiburanku untuk yang satu itu ada harganya. Tidak apa-apa, terpenting kubisa bergembira menyanyikan: Roma Roma Roma.

Roma day merupakan hari di mana Roma sedang ada pertandingan. Sebagai penggemar Roma bisa menyaksikan Roma bermain adalah anugerah dari Tuhan. Di dalamnya bagai terselip kenikmatan seperti engkau melihat keindahan perempuan. Jika Roma kalah maka meranalah kita. Jika Roma menang pastilah menawarkan kebungahan tiada tara bagi kita. Jika Roma kalah, maka derajatnya seperti engkau ditolak perempuan yang keindahannya ingin kau rasakan. Jika Roma menang, maka ibaratnya kau berhasil membawa jantung hatimu ke pelaminan dengan bantuan modal kawin dari ayah bundamu. Tidak bisa kupungkiri adanya, bila Roma day tiba, maka Roma adalah segala-galanya: termasuk tidak juga pacar--kalau engkau tidak jomblo--yang tidak suka nonton bola.

Marilah kita hayati Roma day sebagai sebuah hari yang istimewa untuk kita rayakan. Dan aku pun demikian. Paling tidak yang menjadi acuannya di dua pertandingan Roma kemarin: Lazio vs Roma dalam Semi Final Coppa Italia Leg 1, dan Roma vs Napoli dalam lanjutan kancah Liga Italia Serie A pekan ke 27. Dua pertandingan tersebut, adalah pertandingan yang berturut.

Bagai bertubi-tubi hatiku dibikin terluka beneran, ketika dua pertandingan bertutut Roma menderita kekalahan. Ibarat lagu Padi berjudul Terluka yang liriknya ini: Langit masih terbalut mendung hitam. Lumpur merendam. Pilunya belumlah sirna.

Kita mungkin terluka. Ataupun bisa mati. Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup. Siapkan hati. Siapkan jiwa. Atas segalanya yang bisa terjadi. Berikut Tips Mengobati Luka Sementara Akibat Kekalahan Roma:

Pertama, makan yang enak brother

Jika Roma day kick off jam dini hari maka upayakan untuk bisa makan enak di pagi hari: makan bubur ayam, makan soto ayam, makan nasi goreng dan lain sebagainya yang enak-enak yang cocok di makan di pagi hari tatkala sedang sarapan. Kalau yang begadang, biasanya terus tidur--susah tidur dulu sejenak--terus bangun-bangun nanti pas azan zuhur, maka upayakan untuk bisa makan di siang hari: makan nasi padang, makan bakso pedas, makan semur jengkol tidak lupa pakai sambal, dan lain sebagainya yang enak-enak yang cocok di makan di siang hari tatkala sedang makan siang.

Jika Roma day kick off jam sembilanan malam, maka sesudah full time, saat itu juga mendingan jangan mendamprat-damprat di fesbuk, mendingan langsung makan makanan yang enak, itu artinya sebelum kick off brother sudah mempersiapkan hal tersebut: sudah tersaji seblak ceker rasa pedas sekabupaten seharga lima ribu, sudah tersaji donat sebungkus seharga dua puluh ribu, segera beli tahu bulat digoreng dadakan, segera beli goreng gehu atau goreng tempe atau goreng bala-bala yang digoreng dadakan, dan lain sebagainya yang cocok di makan di malam hari tapi tetap bikin perut anda sixpack. 

Mujarab brother. Mudah-mudahan. Sebab secara logika dapat masuk akal. Ketika Roma kalah maka kita sebagai penggemar Roma bakalan terluka hati, dan makan makanan yang enak bakalan terasa sampai jatuh ke hati, itu artinya terdapat keseimbangan di dalam tubuh sehingga perlahan kita mampu menghapus rasa dongkol dengan--ibaratnya--pindang tongkol.

Kedua, main game yang menyenangkan

Kalau aku suka main game PES di komputer--kalau brother silahkan pilih game yang lain kalau sekiranya kita berbeda tapi kalau kebetulan sama maka syukurlah.

Dan ingat, tatkala bermain PES upayakan kita menang lawan komputer, sebab kalau kita sampai kalah justru demikian akan bikin kesedihan kita semakin tambah parah. Maka dari itu, jangan sombong dulu kalau hati sedang sedih efek kekalahan Roma, level permainannya mendingan jangan pilih yang superstar melainkan yang normal saja--intinya level permainan di mana di situ kau adalah master, ibaratnya bisa menang main PES lawan komputer padahal sembari main fesbuk.

Berteriaklah sekeras-kerasnya ketika kita sukses menciptakan gol akibat permainan joy stick yang kita mainkan, ibaratnya demikian luapan damprat-damprat akibat rasa dongkol kita sebab Roma menderita kekalahan--kupikir demikian lebih tersalurkan luapan emosinya ketimbang mengumpat di medsos: seperti lebih dapet.

Ketiga, sabar

Tidak ada kata yang lebih indah selain daripada ini: Sabar.

Begitulah kira-kira brother. Mengenai Tips Mengobati Luka Sementara Akibat Kekalahan Roma. Semoga bermanfaat.

"Persiapkan hati. Persiapkan jiwa. Atas segalanya yang bisa terjadi," Padi.

sumber foto: asroma.com

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon