Friday, February 17, 2017

1 + 4 Hal Tentang Victor Lindelof Sebagai Target Transfer Roma untuk Posisi Bek Tengah

Menarik menyimak judul yang dikeluarkan oleh dailystar.co.uk menyangkut bek tengah Benfica Victor Lindelof yang ada hubungannya dengan Roma: Man United memiliki perjanjian pra-kontrak untuk bintang... tapi raksasa Italia merencanakan pembajakan. Demikian narasinya kukutip langsung dengan bantuan google translet--jadi aku langsung copas bahasa yang tadinya Inggris menjadi bahasa Indonesia.

Bintang di sana maksudnya adalah Victor Lindelof. Raksasa Italia di sana maksudnya adalah Roma.

Dan masih ada beberapa berita lainnya yang mengkaitkan antara Victor Lindelof dengan Roma yang ada hubungannya dengan aktifitas transfer pemain. Di sini aku hanya ingin memberikan gambaran kepada kita semua bahwa Victor Lindelof bisa dikatakan merupakan salah satu target transfer Roma untuk posisi bek tengah--biar kutak disangka mengarang cerita.

Tentu saja ini ada hubungannya dengan kecurigaanku yang kuat diduga Kostas Manolas di musim depan akan meninggalkan Roma. Dan pergerakan Roma terkait rumor transfer Victor Lindelof merupakan sinyalemen kuat bahwa bek tengah yang saat ini bermain untuk Benfica adalah salah satu target transfer untuk menjadi salah satu kandidat pengganti Kostas Manolas--sekiranya Kostas Manolas jadi pergi dari Roma di musim depan.

1 + 4 Hal Tentang Victor Lindelof Sebagai Target Transfer Roma untuk Posisi Bek Tengah:

1. Banyak saingan

Ternyata Victor Lindelof bukan hanya target transfer Roma dan Manchester United. Melainkan, menurut calciomercato.it, selain Roma dan Manchester United, Lindelof merupakan target transfer: Juventus, Inter, Munchen, dan Real Madrid. Malahan, sebelumnya, sempat kudengar, bahwa Chelsea pun ditenggarai mengincar Victor Lindelof. Bahkan, Barcelona juga.

Demikian menjadi terkesan multi tafsir, tapi tafsir pastinya adalah: itulah gejolak rumor transfer pemain. Dan mengandung arti kuat: bahwa Victor Lindelof merupakan bek tengah yang berkualitas. Musababnya jelas: Victor Lindelof diincar oleh banyak klub besar Eropa.

Sehingga menjadi menarik untuk mengetahui hal lebih lanjut mengenai Victor Lindelof sebagai bek tengah yang berkualitas:

1. Victor Lindelof memiliki keterampilan Man Marking

Keterampilan Man Marking yang dimiliki oleh Victor Lindelof mengandung arti bahwa Lindelof sanggup untuk menempel ketat lawan dalam melakukan penjagaan dan siap mengejar lawan untuk mengamankan situasi di daerah pertahanan.

Tentunya keterampilan Man Marking ini merupakan atribut yang bagus bagi seorang pemain bertahan khususnya bek tengah. Talenta yang bisa berguna bagi terbentuknya sebuah sistem pertahanan. Kalimat sederhananya, akan menjadi sukar untuk pemain lawan melewati seorang Victor Lindelof guna menembus sampai ke gawang, karena Victor Lindelof bagaikan nempel terus bak perangko.

2. Victor Lindelof memiliki keterampilan Acrobatic Clear

Keterampilan Acrobatic Clear yang dimiliki oleh Victor Lindelof, demikian bisa mengandung arti begini: bahwa dalam bermain bola sebagai bek tengah, Victor Lindelof mampu untuk menghalau bola walaupun Lindelof dalam posisi yang kurang bagus--sanggup melakukan penyelamatan dalam situasi yang padahal kalau ditinjau secara posisi demikian adalah sulit.

Dulu di kampungku--waktu ada ajang Kompetisi Sepakbola Antar Desa--pernah ada bek tengah yang masuk nominasi sebagai pemain terbaik kompetisi, bek tengah dari desa tetangga. Sepanjang berlangsungnya kompetisi, ia memang sering main inti untuk klub desa tetangga. Statistik menunjukkan bahwa ia berhasil melakukan penyelamatan sekali--paling tidak yang kerap diingat oleh para penonton--dengan cara yang wow yeah. Namanya sebut saja Sujana.

Saat ia berhasil menghalau laju bola tendangan lambung pemain lawan yang mengalir pelan bagai jatuhnya balon dari udara yang tapi berhasil melewati kepalanya bagai sukses terjebak bola lob dalam permainan badminton--itu artinya ia telah mengalami situasi sulit dalam menghalau bola dengan kepala maupun dengan kaki menjulur ke depan. Tapi ia bagai punya insting bagus dalam mengantisipasi laju bola dalam situasi sulit, ia sukses memanfaatkan kakinya yang sudah mati langkah dengan cara menjulurkannya ke belakang jadi bagai ekor kalajengking. Sampai-sampai komentator bilang. "Wow yeah Sujana."

Tapi jangan kau bayangkan akrobat ekor kalajengking Sujana dengan aksi penyelamatan yang dilakukan oleh Kiper Kolombia Rene Higuita. Sungguh, sangat jauh kawan. Lebih amazing aksi kalajengking Rene Higuita. Kalau Sujana hanya mengapungkan satu kaki, dan masih dalam posisi berpijak di tanah dengan satu kaki, tapi apabila sekupnya adalah sepakbola antar kampung, maka aku setuju-setuju saja dengan pendapat komentator: Wow yeah Sujana.

Nah, aksi bek tengah klub desa tetangga bernama Sujana itu, demikian salah satu contoh Acrobatic Clear, keterampilan yang dimiliki oleh Victor Lindelof--tentu saja kalau Acrobatic Clear Lindelof sekupnya adalah kancah sepakbola daratan Eropa.

3. Victor Lindelof dijuluki Iceman

Sebagaimana yang kubaca hasil dari browsing internet, di Benfica Victor Lindelof dijuluki Iceman.

4. Victor Lindelof adalah bek muda berbakat dan berpengalaman

Maksudnya di sini adalah usianya saat ini masih 22 tahun--kelahiran 1 Juli 1994. Tapi atribut poinnya sudah termasuk memukau--di antaranya karena sudah mempunyai player skills Man Marking dan Acrobatic Clear. Selain daripada itu, dari segi posisi main, ia tidak hanya bisa bermain di bek tengah melainkan bisa juga jadi bek kanan.

Dan jangan salah, sebagai bek muda tapi ia sudah berpengalaman bermain di kompetisi yang ketat Liga Champions bersama Benfica.

Demikianlah 1 + 4 Hal Tentang Victor Lindelof Sebagai Target Transfer Roma untuk Posisi Bek Tengah.

Cukup jauh sebelumnya, setelah kutelusuri ke belakang melalui data-data yang kutemukan di internet, di bursa transfer januari kemarin, terkabarkan bahwa Manchester United nyaris saja berhasil mendatangkan Victor Lindelof dengan biaya transfer yang bisa dikatakan mahal: menjadikan Victor Lindelof sebagai pemain belakang termahal ketiga setelah David Luiz dan John Stones. Tapi, ada kendala yang bikin Manchester United gagal mendapatkan Lindelof di bursa transfer januari kemarin.

Kelihatannya--dalam perkara transfer Victor Lindelof--Manchester United masih terus bergerak, dan--mengacu pada data di atas--tapi raksasa Italia seolah siap membajak.

Dan ini merupakan prediksi pribadiku sebagai salah satu penggemar Roma: curiga rencana pembajakan akan berjalan tidak lancar mengingat harga transfer Victor Lindelof ditenggarai akan mahal seandainyapun berhasil menjual Kostas Manolas dengan mahal, soalnya jadinya sama saja dong, ya mendingan Manolas kupikir lebih bagus untuk tetap di Roma.

Terakhir, ijinkan aku nyanyi India Main Heroine Hoon, tapi depannya saja.

Poster ke jungle main
Glamour ke daldal mein
Roshni ki halchal mein
Gossip mein, scandal mein


sumber foto: dailystar.co.uk

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon