Sunday, February 19, 2017

3 + 3 Hal Tentang Emerson Palmieri Sebagai Pemain Roma

Menarik menyaksikan gol yang dicetak oleh Emerson Palmieri ke gawang Villarreal dalam UEFA Europa League Round of 32 leg 1 Villarreal vs Roma. Satu kata: gol yang berkelas dan terlihat indah.

Sejak Luciano Spalletti menerapkan skema permainan 3-4-2-1 di Roma pada musim ini--2016/2017. Dalam formasi tersebut Emerson Palmieri kerap terlihat menjadi starting line up. Tambah terkesan mentereng, dalam formasi tersebut, Emerson Palmieri suka main full time seolah tak tergantikan. Demikian memberikan kesan bahwa Luciano Spalletti memberikan kepercayaan yang tinggi kepada Emerson Palmieri dalam formasi 3-4-2-1 untuk menghuni satu tempat jadi sayap kiri--yang menjadi sinyal kuat bahwa Emerson Palmieri merupakan pemain yang mumpuni di posisinya.

Sehingga menarik untuk menyuguhkan tentang Emerson Palmieri Sebagai Pemain Roma, yang kudesign menjadi 3 + 3 Hal Tentang Emerson Palmieri Sebagai Pemain Roma. Perbolehkan aku menyajikannya kawan.

3 hal pertama:

1. Emerson Palmieri didatangkan Roma dari Palermo sebagai pinjaman dari Santos

Maksudnya begini. Kali pertama Emerson Palmieri menginjakkan kakinya di tanah Italia adalah di musim 2014/2015 bersama Palermo sebagai pinjaman dari klub Brasil Santos. Nah, di musim berikutnya--2015/2016--Roma berhasil mendapatkan Emerson Palmieri dengan status pinjaman dari Santos dengan mempunyai opsi pembelian dengan harga sebesar 3,5 juta euro. Di musim ini--2016/2017--Emerson Palmieri sudah permanen milik Roma.

2. Emerson Palmieri umurnya masih muda

Ia yang bernama lengkap Emerson Palmieri dos Santos merupakan talenta muda Brasil yang berbakat. Saat ini umurnya masih muda Bung--kelahiran 3 Agustus 1994--22 tahun. Ia lahir di Santos Brasil.

3. Posisi bermain Emerson Palmieri di Roma sebagai bek kiri dan sayap kiri

Di musim 2015/2016 kemarin, Emerson Palmieri telah bermain sebanyak 16 kali dengan mencetak 1 gol. Dan ia pada saat itu bermain sebagai bek kiri dalam format empat bek sejajar.

Di musim ini 2016/2017, Emerson Palmieri kerap main inti sebagai sayap kiri dalam formasi 3-4-2-1, dan kelihatannya jam main Emerson Palmieri akan terus berlanjut untuk Roma di musim ini. Tapi, ada satu momen di musim ini, di mana ketika Mario Rui--yang notabene satu posisi dengan Emerson Palmieri--masuk untuk menggantikan salah satu pemain namun yang diganti adalah--kalau tidak salah--Bruno Peres, itu artinya jika diperlukan Emerson Palmieri bisa bergeser bermain jadi bek kanan atau pun sayap kanan.

Nah, berikut adalah + 3 hal selanjutnya tentang Emerson Palmieri:

1. Emerson Palmieri menjadikan Cafu sebagai idola

Sebagaimana yang Emerson Palmieri tuturkan sendiri. "Saya selalu memperhatikan Cafu sebagai pemain dan pribadi, Cafu selalu menjadi panutan bagi saya."

Walaupun ia akui sendiri bahwa terdapat perbedaan posisi bermain. Ia main sebagai bek sayap kiri, sementara Cafu yang ia puja bermain sebagai bek sayap kanan.

2. Emerson Palmieri bermain bola seperti Vincent Candela

Paling tidak menurut coach Spalletti--kupernah membaca quote Spalletti tentang Emerson--bahwa Emerson Palmieri seperti Vincent Candela. Demikian, barangkali mengacu pada kejayaan Roma di musim 2000/2001 saat Roma pada saat itu menggunakan skema yang sama dengan Roma saat ini yakni menggunakan format tiga bek di belakang. Dan Roma pada musim 2000/2001, yang menjadi bek sayap kiri adalah Vincent Candela.

3. Emerson Palmieri mengenakkan jersey nomor 33. di Roma

Sebagaimana kita lihat bersama bahwa nomor punggung Emerson Palmieri di Roma adalah no. 33.

Demikianlah 3 + 3 Hal Tentang Emerson Palmieri Sebagai Pemain Roma.

Sebagai penggemar Roma, aku amat senang dengan perkembangan bagus yang telah menimpa Emerson Palmieri di Roma. Ia telah menjelma menjadi figur penting dalam permainan Roma di bawah arahan Luciano Spalletti. Emerson Palmieri kuyakin bisa bawa Roma juara. Semoga saja.

Daje Roma Daje Roma Il Lupi... :D

sumber yang kubaca: wikipedia, asroma.com
sumber foto: asroma.com

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon