Monday, February 6, 2017

10 Hal Tentang Totti Pangeran Roma Kita

Bukan samar-samar, melainkan aku masih ingat betul bahwa dulu aku pernah membeli sebuah majalah yang bermaterikan tentang profil-profil pemain bola pilihan: yang bisa dikatakan saat itu sebagai maskot tim masing-masing yang dibelanya. Aku masih ingat betul ada profil tentang Francesco Totti di situ. Tapi aku lupa lagi kutaruh di mana majalah itu, soalnya dulu belinya sudah bertahun-tahun yang lalu.

Kucoba membongkar isi kamar demi mendapatkan majalah itu yang gambar sampulnya--kalau tidak salah--berupa karikatur. Kucoba mulai dari tumpukan koran bekas yang berada di pojok dekat meja belajar. Usai kubongkar-bongkar, tapi tidak kutemukan waduh kurang ajar benar. Sejenak kucoba untuk merubuhkan diri di kasur.

Sembari memandangi langit kamar pikiranku terbang mencoba mengingat-ngingat keberadaan majalah itu: kalau tidak ada di tumpukan koran bekas lantas di mana coba?

Aku mencoba berpikir keras agar ingatanku tentang keberadaan majalah itu dapat terbayang dengan jelas. Pikiranku menerawang agar keberadaan majalah itu terlihat terang benderang. Perlahan kemudian terbayang kalau di meja komputer terdapat laci. Eureka. Curiga ada di laci. Serta merta aku bangkit dari kasur untuk menghampiri laci meja komputer. Ketemu. Majalah itu ada di laci. Sungguh leganya hatiku.

Majalah Soccer Series Playmaker adalah majalah yang dulu pernah kubeli dengan uang sendiri--hasil membongkar tabungan ayam, sisanya kubelikan sound system. Majalah Soccer Series Playmaker seingatku bukanlah majalah harian atau bulanan, melainkan majalah edisi spesial dari Tabloid Soccer.

Kubuka lembar per lembar majalah itu hingga sampai di artikel tentang Francesco Totti. Kubaca dengan seksama untuk mempelajari bagaimana ulasan mengenai Francesco Totti. Mengenai karir Totti. Mengenai wanita-wanita yang pernah digosipkan dekat dengan Totti. Dan 10 hal tentang Totti.

Nah, di sini, aku tertarik untuk membahas mengenai 10 Hal Tentang Totti Pangeran Roma Kita, di mana yang menjadi sumbernya adalah dari majalah Soccer Series Playmaker. Poin-poinnya aku contek dari majalah itu, sementara yang menjadi ulasannya merupakan murni opini pribadiku.

Inilah 10 Hal Tentang Totti Pangeran Roma Kita:

1. Kecintaan Totti terhadap sepakbola sangat luar biasa. Bahkan, acara televisi yang digemarinya pun berupa siaran langsung sepakbola.

Berarti Francesco Totti merupakan sosok lelaki yang hobi main bola dan juga suka nonton bola. Sosok lelaki yang amat mencintai sepakbola. Bila kebetulan kau termasuk sosok lelaki yang hobi main bola dan juga suka nonton bola, itu artinya kau pun amat mencintai sepakbola sebagaimana Francesco Totti. Dan aku curiga, bahwa kau pastilah jago bermain bola--walaupun dalam sekup kampungmu sendiri.

Tapi di kampungku ada juga yang jago bermain bola, tapi tidak suka nonton bola, contohnya sebut saja namanya Hidayat. Beneran, Hidayat di kampungku terkenal dengan kemahirannya dalam menendang tendangan bebas, dan punya mentalitas yang tangguh saat mengambil tendangan penalti. Namun, jika ditanya, mengenai nama-nama pemain sepakbola, ia bagai anak SD yang ditanya rumus pythagoras: tidak tahu. Tidak bisa membedakan mana Juventus mana Udinese.

Selain tipe lelaki seperti Hidayat, di kampungku ada juga tipe lelaki seperti sebut saja namanya Barna. Barna merupakan tipe lelaki yang hobi banget nonton bola tapi tidak hobi main bola. Bahkan, Barna di kampungku pengetahuan sepakbolanya melebihi para lelaki yang hobi main bola. Bukan hanya pemain yang sudah terkenal ia tahu, melainkan pemain yang asing di telinga pun ia hafal. Katanya ia tahu dari permainan Football Manager.

2. Di waktu senggang, Totti juga gemar membaca. Buku-buku karangan Stephen King jadi favoritnya.

Berarti di waktu luang Totti suka baca novel. Tentu saja aku yang kebetulan juga suka baca novel merasa bahwa Totti pantas saja menjadi sosok yang fenomenal. Bagaimana Totti bermain bola di tengah lapangan adalah dongeng. Dongeng yang menarik yang bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda yang mencintai sepakbola. Menarik menceritakan bagaimana Totti suka mencetak gol yang spektakuler di usia emasnya sebagai pesepakbola. Menarik menceritakan bagaimana Totti menjelma menjadi the hero diakhir pertandingan ketika ia umurnya padahal sudah gaek bagi seorang pesepakbola. Menarik menceritakan Francesco Totti sang legenda sepakbola milik Roma. Menarik menceritakan Francesco Totti sebagai Pangeran Roma.

3. Klasik dan Pop menjadi jenis musik kegemaran Totti. Sementara U2 dan Pearl Jam dipilih sebagai penyanyi favoritnya.

U2 merupakan salah satu band favoritku juga. Vokalisnya namanya Bono.

4. Lidah Italianya begitu ingin dimanja oleh lasagna dan gnocchi.

Lasagna dan gnocchi apaan tuh?

Curiga sejenis makanan.

5. Selain sepakbola, Totti juga gemar bermain tenis lapangan dan biliar.

Kalau di kampungku, para lelaki yang hobi main bola, biasanya gemar pula bermain layangan dan main kelereng.

6. Dibanding film Hollywood, Totti lebih senang nonton film lokal. Terutama komedi.

Curiga Totti suka nonton film-filmnya Lino Banfi--aktor komedi kenamaan Italia yang juga romanisti. Dan sudah pasti Totti tahu bagaimana Edwige Fenech berakting.

7. Di Roma, Totti bersahabat dekat dengan Vincent Candela.

Berarti ini kisah dahulu saat Vincent Candela masih bermain di Roma.

8. Tidak menyukai hal-hal yang berbau politik.

Iyaa, aku juga tidak suka.

9. Selain piawai di lapangan, Totti juga jago bermain bola di Play Station.

Jadi penasaran ingin menguji kemampuan Totti bermain Play Station. Roma arahan Totti vs Roma arahan Diar. Kelihatannya bakalan seru sekiranya bisa tercipta.

10. Giuseppe Giannini dan Roberto Mancini adalah dua pemain idolanya.

Mengenai Giuseppe Giannini, hasil dari kubaca-baca, idola Totti yang satu ini pun dulu berjuluk Pangeran Roma--sebelum kemunculan Totti. Sebagaimana Totti, dulu Giannini pun terpancar tampan dan kharismatik sebagai seorang gelandang kreatif. Dan kelihatannya di Roma, Francesco Totti telah jauh melewati capaian idolanya itu sebagai Pangeran Roma.

Begitulah.


sumber tulisan: Soccer Series Playmaker November 2004
sumber foto: unita.tv

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon