Saturday, January 21, 2017

Radja Nainggolan Bermain Bola Persis Karakter Bima dalam Mahabharata

Roma mempunyai pemain yang kuat dalam diri Radja Nainggolan. Orang-orang Indonesia, termasuk aku, merasa bangga kepadanya sebab kudengar kabar ia mempunyai darah Indonesia. Di Indonesia Radja Nainggolan kesohor dengan sebutan pemain Belgia keturunan Indonesia. Berkat Nainggolan, kupikir, di kancah sepakbola, nama Indonesia bisa ikutan terangkat juga, paling tidak oleh orang Indonesia sendiri, terima kasih Radja Nainggolan.

Dalam sepakbola, Radja Nainggolan berposisi sebagai gelandang, murninya sebagai gelandang tengah, namun sebagai pemain tengah ia serba bisa, bisa pula bermain sebagai sayap kiri maupun sayap kanan. Di Roma, dalam formasi 4-2-3-1 dan 3-4-2-1 ala Luciano Spalletti, ia senantiasa bermain sebagai AMF atau gelandang serang tengah.

Jika kumelihat Radja Nainggolan bermain bola, maka kusuka jadi teringat akan sosok Bima dalam Mahabharata. Sejujurnya aku tidak faham secara dalam mengenai Bima dalam Mahabharata, tapi setidaknya dulu aku pernah nonton serial Mahabharata dan baca-baca mengenai anak kedua dari Raja Pandu dengan Dewi Kunti yakni Bima.

Bima dalam serial Mahabharata yang kutonton dulu merupakan sosok yang kuat melebihi raksasa. Samar-samar aku masih ingat, dulu Bima mampu mengalahkan raksasa sendirian. Samar-samar aku masih ingat, dulu Bima pernah menghadapi pasukan Kurawa sendirian di medan laga, dan yang menang adalah Bima. Kita bisa melihat bagaimana Radja Nainggolan bermain bola, bila masih tiga orang yang hiruk pikuk mencoba menubruk Radja Nainggolan saat sedang meggiring bola, maka demikian tidak akan bikin Radja Nainggolan lantas ambruk, body balance Radja Nainggolan gagah perkasa.

Bima dalam Mahabharata menurut hasil kubaca-baca, ia memiliki karakter ini: gagah berani, teguh, tabah, tidak pernah menjilat ludah sendiri, tidak suka basa-basi, penuh kasih sayang, dan jujur. Dalam bermain bola, kupikir karakter Radja Nainggolan persis Bima.

Kita bisa melihat bagaimana Radja Nainggolan bermain bola untuk AS Roma, ia terlihat gagah berani. Punya pendirian yang teguh. Ia berani bertarung dalam perebutan bola dengan lawan bagai tanpa kompromi. Seolah-olah tidak suka basa basi terkadang suka main sikat saja namun masih dalam taraf gentleman yakni tidak bermaksud untuk bikin lawan cedera melainkan yang dituju adalah bola.

Radja Nainggolan pun terlihat suka tabah sekiranya keputusan wasit merugikannya. Kita bisa melihat bagaimana kiranya apabila Nainggolan berhasil dirubuhkan oleh lawan karena lawan misalkan melakukan hal yang terbilang tak wajar, namun wasit tidak menyebut demikian sebagai suatu pelanggaran, tidak terlihat reaksi berlebihan yang dilakukan oleh Nainggolan pada wasit.

Radja Nainggolan pun dikenal sebagai pemain yang tidak suka melakukan diving, itu artinya dalam hal ini ia masuk dalam kategori karakter pemain yang jujur.

Cara ia merangkul teman usai sang teman berhasil menciptakan gol sebagai suatu petanda bahwa ia sosok yang penuh kasih sayang, salah satu contohnya lihatlah bagaimana ia merangkul Stephan El Shaarawy dalam Coppa Italia Roma vs Sampdoria, tersirat penuh cinta kasih dan persahabatan.

Betapa dibikin jengkelnya Juventus ketika Si Nyonya Tua terkagum terhadap bagaimana Radja Nainggolan bermain bola, namun yang terjadi adalah Juventus mesti gigit jari karena cintanya bertepuk sebelah tangan sebab Radja Nainggolan merupakan sosok yang tidak suka menjilat ludah sendiri: mencintai Roma dan tidak akan pernah bermain untuk Juventus.

Bagi lawan, Radja Nainggolan persis Bima, kuat dan mengerikan. Kita bisa melihat bagaimana produktifitas Nainggolan musim ini padahal ia berposisi sebagai gelandang tengah, bagai tak henti bikin gol untuk Roma. Kalau Bima punya senjata andalan salah satunya Kuku Pancanaka, maka Radja Nainggolan mempunyai senjata andalan salah satunya berupa tendangan jarak jauh yang ampuh.

"Meski terjebak di dalam lumpur, seekor gajah tetaplah mampu memberikan bahaya bagi manusia," Bima dalam Mahabharata.

sumber foto: alfredopedulla.com

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon